Seorang Warga di Pesisir Selatan Tewas Tertimbun Material Longsor

Seorang Warga di Pesisir Selatan Tewas Tertimbun Material Longsor Jenazah korban saat dievakuasi ke RSUD M Zein Painan, Sabtu (15/2/2020)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Irdin (67) warga Ampuan Lumpo, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) tewas tertimbun material longsor yang terjadi pada Jumat sore (14/2/2020). 

Menurut informasi yang dihimpun Covesia.com, korban Irdin diketahui berangkat pada Jumat (14/2/2020) ke ladang miliknya yang berada di bukik Sironjong di Nagari Aur Bagalung Talaok, Kecamatan Bayang. 

Akibat hujan deras mengguyur daerah setempat pada Jumat sore kemarin, banjir dan longsor melanda beberapa kenagarian di Kecamatan Bayang, dan bukik Sironjong di Nagari Aur Bagalung Talaok juga terjadi longsor. 

"Bukit Sironjong di Nagari Aur Bagalung Talaok terjadi longsor, dan pondok korban tepat berada di kaki bukit itu," sebut Kapolsek Bayang Iptu Advianus pada wartawan Sabtu (15/2/2020).

Ia menerangkan, setelah menerima laporan dari masyarakat bahwa ada yang tertimbun longsor, pihaknya bersama Sekcam Bayang, Wali Nagari Aur Bagalung, dan Tim BPBD Pessel, Satpol-PP serta masyarakat langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. 

Proses evakuasi sedikit lama, karena akses untuk menuju lokasi sangat jauh, dan tim harus melalui sungai untuk menuju lokasi. 

Sementara sebutnya, korban berhasil ditemukan tadi, sekitar pukul 15.30 WIB, nyawa korban tidak dapat tertolong, karena pondok korban tertimbun material longsor. 

"Pondok korban hancur terimbun tanah longsor dan saat kejadian kelihatanya, korban tidak sempat menyelamatkan diri," terang Kapolsek.

Ia menambahkan, kondisi korban ditemukan tertimbun reruntuhan pohon besar dan lumpur akibat longsor. 

"Korban ditemukan dalam tumpukkan material longsor, dalam kondisi kepala keatas, tertimpa pohon dan sebagian badanya tertimbun tanah," ujarnya.

Lebih lanjut Kapolsek mengatakan, setelah proses evakuasi terhadap korban dilakukan, korban dilarikan ke RSUD M.Zein Painan, untuk dilakukan visum di hadapan keluarganya.

"Setelah itu, korban diserahkan ke pihak keluarga di rumah duka," tutupnya.

(ind/don)



Berita Terkait

Baca Juga