Stabilkan Harga Bawang Putih, Operasi Pasar Digelar di Pasbar

Stabilkan Harga Bawang Putih Operasi Pasar Digelar di Pasbar Suasana operasi pasar murah Bawang Putih di depan kantor Bupati Pasaman Barat, Senin (17/2/2020). Foto: Heri Sumarno

Covesia.com - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat menggelar operasi pasar untuk menstabilkan harga bawang putih, Senin (17/2/2020).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pasaman Barat, Yas'ari mengatakan langkah tersebut diambil guna menyikapi kondisi harga Bawang Putih yang masih meroket di daerah itu.

"Harga Bawang Putih dipasaran saat ini mencapai Rp50-60 ribu per kilogramnya. Makanya kita lakukan operasi pasar murah yang bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sumbar," kata Yas'ari.

Dalam operasi pasar bawang putih itu, masyarakat bisa memperoleh harga bawang putih Rp32 ribu per kilogramnya.

"Kami menyediakan sekitar dua ton bawang putih untuk dijual dengan harga Rp32 Ribu per kilogram kepada masyarakat. Untuk hari ini karena keterbatasan transportasi, baru satu ton bawang putih yang bisa disalurkan tepatnya di depan Kantor Bupati Simpang Empat, Kecamatan Pasaman dan Ujung Gading Kecamatan Lembah Melintang," katanya.

Pihaknya mengatakan akan terus menggelar pasar murah terkait bawang putih sampai harga kembali stabil.

"Harga bawang putih saat ini sangat melonjak tinggi. Ini menjadi perhatian serius pemerintah untuk kembali menormalkannya," tambahnya.

Sementara harga kebutuhan pokok lainnya masih stabil dan belum terjadi lonjakan yang berarti.

Warga setempat, Wati (34) mengaku sangat menyambut baik langkah pemkan setempat dalam menstabilkan harga Bawang Putih itu.

"Kenaikan harga bawang putih ini memang sangat dirasakan dalam beberapa pekan terakhir ini. Kami berharap dengan adanya operasi pasar ini bisa menstabilkan harganya kembali," tutupnya.

(her)

Berita Terkait

Baca Juga