Operasi Antik Singgalang 2020, Polresta Padang Ungkap 20 Kasus Peredaran Narkoba dan 29 Tersangka

Operasi Antik Singgalang 2020 Polresta Padang Ungkap 20 Kasus Peredaran Narkoba dan 29 Tersangka Foto: Fakhruddin

Covesia.com - Polresta Padang berhasil mengungkap 20 kasus dengan jumlah 29 tersangka selama Operasi Antik Singgalang 2020. Operasi pemberantasan tindak pidana narkoba tersebut diselenggarakan 14-20 Februari 2020.

"Total barang bukti yang berhasil diamankan Polresta Padang yaitu ganja 52,08 gram dan sabu 15,51 gram," ujar Kasat Narkoba Polresta AKP Dadang Iskandar dalam konferensi pers Operasi Antik Singgalang 2020 di Mapolresta Padang, Senin (24/2/2020).

Selain Polresta Padang, Polsek di bawah jajaran Polresta Padang juga berhasil mengamankan barang bukti. Rinciannya, Polsek Padang 0,1 gram sabu-sabu, Polsek Padang Barat 0,49 gram ganja, Polsek Padang Barat 4,2 gram sabu-sabu, dan Polsek Pauh 200 gram sabu-sabu. 

Kemudian, Polsek Lubeg berhasil mengamankan 0,41 gram sabu-sabu, Polsek Kuranji 0,3 gram sabu-sabu, Polsek Bungus 0,06 gram sabu-sabu, dan Polsek Nanggalo 1,92 gram sabu-sabu.

Dadang menjelaskan bahwa pengungkapan kasus Operasi Antik Singgalang pada tahun ini mengalami penurunan dibandingkan Operasi Antik Singgalang pada tahun sebelumnya. 

Kata Dadang, pada 2019, Polresta Padang berhasil mengungkap 27 kasus dengan jumlah 43 tersangka. 

"Alhamdulillah, pada tahun ini mengalami penurunan," jelasnya. 

Lebih lanjut, Dadang menjelaskan bahwa penurunan jumlah kasus tersebut disebabkan karena adanya upaya preventif Polresta Padang berupa penyuluhan bahaya narkoba ke berbagai sekolah dan instansi pemerintahan.

Dia pun mengimbau masyarakat agar menjauhi narkoba karena narkoba sangat berbahaya. "Sebab bisa menimbulkan kejahatan lain, seperti pencopetan, perampokan, dan sebagainya," ujarnya.

Salah satu pengungkapan kasus narkoba terbesar selama Operasi Antik Singgalang 2020 dilakukan oleh Polsek Pauh dengan jumlah 1 tersangka dan barang bukti 200 gram sabu-sabu.

Kapolsek Pauh Kompol Hamidi dalam konferensi pers tersebut menjelaskan bahwa Polsek Pauh berhasil meringkus oknum pegawai negeri sipil Universitas Andalas (Unand) yang menjadi pengedar narkotika jenis sabu. 

Terduga pelaku berinisial J. "Dia merupakan sopir bus kampus," ujarnya.

Hamidi menjelaskan bahwa  J diamankan petugas pada Selasa (18/2/2020) lalu sekitar 19.30 WIB, di Pool Bus Kampus Universitas Andalas.

"Barang bukti tersebut dijual terduga pelaku, baik ke luar daerah maupun Kota Padang sendiri," ujarnya

(fkh/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga