SD di Pariaman Bikin Klinik Belajar Untuk Bantu Murid ''Bermasalah''

SD di Pariaman Bikin Klinik Belajar Untuk Bantu Murid Bermasalah Seorang murid bersama guru dalam aktivitas belajar di Klinik Belajar di SDN 21 Sikapak Barat.

Covesia.com - Sekolah Dasar Negeri (SDN) 21 Sikapak Barat, Kecamatan Pariaman Utara, melakukan sebuah inovasi pembelajaran bagi siswa-siswinya dengan membuat program Klinik Belajar.

"Program ini bertujuan untuk membantu murid dalam meningkatkan dan menyehatkan hasil belajar dari aspek religi, afektif, kognitif, dan psikomotorik," sebut Kepala Sekolah SDN 21 Sikapak Barat, Agustrinaldi pada Senin (24/2/2020).

Biasanya, kata Agustri, anak yang bermasalah tersebut akan berpengaruh kepada hasil belajarnya segi kognitif, afektif dan psikomotorik.

"Nanti anak tersebut akan dirujuk oleh gurunya untuk pergi ke klinik ini, untuk diobati guru yang piket pada hari itu," ujarnya.

Agus menyebutkan, konsep ini dibuat dalam rangka meningkatkan hasil belajar siswa, menyehatkan siswa yang bermasalah dari segi akademik.

"Semoga saja dengan inovasi ini kedepan akan banyak cara untuk mengatasi siswa yang bermasalah atau lambat dalam belajar. Jadi tidak hanya terfokus pada guru kelas mereka saja yang akan menyelesaikan masalah murid yang bermasalah dalam belajar tersebut," ungkapnya. 

Menurutnya, siswa dalam sebuah kelas bukan hanya tanggung jawab wali kelas saja, tapi juga tanggung jawab semua guru yang ada di lingkungan sekolah.

"Tentu kami sebagai guru atau kepala sekolah berperan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa," katanya. 

Agus juga mengajak kepada seluruh sekolah SD se-Kota Pariaman, untuk melakukan inovasi pembelajaran secara menyeluruh dalam rangka memperbaiki siswa yang lemah dalam belajar dan meningkatkan hasil belajar siswa tersebut. 

(per/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga