Diduga Cabuli Murid, Guru Kesenian di Padang Pariaman Diringkus Polisi

Diduga Cabuli Murid Guru Kesenian di Padang Pariaman Diringkus Polisi Pelaku diduga pencabulan terhadap muridnya (baju dinas coklat) yang diamankan polisi, Selasa (25/2/2020)(Foto: dok.humas polres padang pariaman)

Covesia.com - Tim Gagak Hitam Polres Padang Pariaman bersama Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) mengamankan seorang guru di daerah itu karena diduga mencabuli muridnya .

Guru dengan inisial JW (58) tersebut ditangkap polisi pada Selasa (25/2/2020) sekitar pukul 14.00 WIB di salah satu sekolah di daerah Nan Sabaris, Padang Pariaman. 

Kasubbag Humas Polres Padang Pariaman, AKP Emel membenarkan penangkap itu, bahwa katanya pelaku ditangkap atas laporan polisi nomor: LP/26/II/2020/POLRES TANGGAL 22 FEBRUARI 2020.

"JW seorang guru kesenian di salah satu SMA di Padang Pariaman ini ditangkap karena telah melakukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur," sebut AKP Emel kepada covesia.com, Rabu (26/2/2020).

Dikatakan AKP Emel, kronologis penangkapan pelaku yang merupakan seorang pegawai negeri sipil (PNS) itu, berawal dari laporan orang tua korban tentang persetubuhan yang dialami anaknya dengan inisial nama AST (16) pelajar SMA di Padang Pariaman, oleh guru keseniannya sendiri. 

Kemudian setelah mendengar laporan tersebut tim melakukan penyelidikan, dan mencari informasi keberadaan pelaku. Setelah diketahui keberadaannya di salah satu sekolah, dan tim bergerak ke sana kemudian berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk membawa dan memintai keterangan terhadap guru itu. 

"Dari keterangan pelaku itu, bahwa benar ia (pelaku) telah melakukan tindakan asusila terhadap muridnya itu di dalam sebuah mobil milik pelaku di sebuah parkiran sekolah Taman Kanak (TK) di daerah Padang Pariaman," ungkap Emel. 

Selain di sana, pelaku juga melakukan aksinya asusila tersebut di rumah pelaku sendiri. Dalam melancarkan aksinya, korban di iming-imingi dengan nilai yang bagus, dibawa shoping, dikasih uang jajan dan akan dibelikan satu unit Handphone Android.

Emel menyebutkan, dari penangkapan pelaku barang bukti yang diamankan satu unit mobil, pakaian yang dibelikan pelaku kepada korban dan baju sekolah korban pada saat kejadian.

(per/don)

Berita Terkait

Baca Juga