Jasad Bayi Ditemukan dalam Saluran Air di Pauh Padang, Berikut Keterangan Pihak Puskesmas

Jasad Bayi Ditemukan dalam Saluran Air di Pauh Padang Berikut Keterangan Pihak Puskesmas Tampak pihak Kepolisian saat akan melakukan evakuasi terhadap Jasad Bayi yang ditemukan dalam saluran air di depan Puskesmas Pauh, Kota Padang, Kamis (27/2/2020)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Kepala Puskesmas Pauh Muhammad Fardhan menyatakan bahwa janin bayi yang ditemukan oleh warga di dalam saluran air tidak ada sangkut pautnya dengan pihak Puskesmas.

"Saya yakinkan di sini ini bukan dari pihak Puskesmas," ujarnya saat diwawancarai oleh sejumlah wartawan di ruangannya di Puskesmas Pauh Kota Padang Provinsi Sumatera Barat, Kamis (27/2/2020).

Hal tersebut menanggapi penemuan bayi di dalam saluran air di depan Puskesmas tersebut. Bayi itu ditemukan pertama kali oleh warga sekitar 13.00 WIB.

"Kita memang tahunya siang dari Buk Yanti warga yang di depan," ujarnya.

Ya, janin bayi tersebut memang ditemukan pertama kali oleh Yanti (58). 

"Saya melihatnya saat akan berwudhu untuk salat zuhur. Merasa curiga saya coba bolak-balik dengan kayu, untuk memastikan bahwa itu bayi. Saya lalu memanggil suami saya," kata Yanti.

Setelah memastikan itu jasad bayi, Yanti bersama suaminya segera melaporkan penemuan tersebut ke pihak Puskesmas Pauh.

Fardhan menegaskan bahwa aborsi merupakan tindakan ilegal. Pihak Puskesmas tidak mungkin terlibat dalam tindakan tersebut.

Pihak Puskesmas, kata Fardhan, meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus penemuan janin bayi tersebut.

"Kami siap membantu pihak kepolisian, baik itu keterangan maupun CCTV yang ada di Puskesmas," ujarnya.

(rul/don)


Berita Terkait

Baca Juga