Kasus Dugaan Mark Up Anggota DPRD Padang Pariaman Memasuki Ranah Pembuktian

Kasus Dugaan Mark Up Anggota DPRD Padang Pariaman Memasuki Ranah Pembuktian Kepala Kejaksaan Negeri Pariaman, Efrianto (Foto: Covesia/ Peri)

Covesia.com - Kasus dugaan mark up tiket perjalanan dinas Anggota DPRD Padang Pariaman tahun anggaran 2012-2013 lalu, saat ini menunggu jadwal persidangan atau masuk pada ranah pembuktian di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Padang. 

"Pada Kamis (5/3/2020) lalu, kami sudah melimpahkan perkara dugaan mark up tiket perjalanan dinas Anggota DPRD Padang Pariaman tahun anggaran 2012-2013 itu, ke Pengadilan Tipikor," sebut Kepala Kejaksaan Negeri (kejari) Pariaman, Efrianto pada Selasa (10/3/2020).

Lanjut Efrianto, saat ini pihaknya masih menunggu jadwal persidangan yang ditetapkan oleh Pengadilan Tipikor Padang. Kemudian, pihaknya juga sudah menunjuk tujuh orang jaksa yang akan menjalankan persidangan itu.

"Dalam kasus ini ada dua tersangkanya, yaitu ND yang merupakan mantan anggota DPRD Padang Pariaman dan pihak ketiga (rekanan) yang merupakan calo tiket berinisial RT," ucapnya.

Setelah itu kata Efrianto, dalam berkas dakwaan terhadap dua tersangka ini, didakwa dengan pasal 2 dan pasal 3 undang-undang nomor 21 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Kalau untuk kerugian negara berdasarkan audit yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Sumbar, ditaksir mencapai Rp.700 juta," jelasnya.

Efrianto menyebutkan, terkait akan adanya tersangka lain dalam kasus tersebut katanya, itu sesuai dengan fakta-fakta yang muncul dalam persidangan nantinya.

"Sekarang baru dua orang tersangkanya, apakah ada tambahan itu tergangtung fakta persidangan nanti," katanya.

Sebelumnya, Kejari Pariaman menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan mark up tiket pesawat perjalanan dinas yang terjadi di DPRD Kabupaten Padang Pariaman tahun anggaran 2012-2013. Penetapan keduanya sebagai tersangka dilakukan pada 8 Mei 2019 lalu. 

Kedua tersangka yakni ND yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman perempuan periode 2014-2019. Kemudian RT merupakan agen penjual tiket pesawat.

(per)



Berita Terkait

Baca Juga