Diskotek Hingga Pusat Game Online di Padang Harus Tutup Hingga 4 April 2020

Diskotek Hingga Pusat Game Online di Padang Harus Tutup Hingga 4 April 2020 Ilustrasi - pixabay

Covesia.com - Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah menginstruksikan kepada pelaku industri hiburan dan pariwisata untuk menutup sementara kegiatan operasional di kota itu. Ini merupakan salah satu upaya mengantisipasi dan kewaspadaan terhadap penularan Covid-19.

"Dalam memininalisir dampak Covid-19 di Kota Padang, saya instruksikan kepada pelaku usaha pariwisata di Padang, Kadis Pariwisata Kota Padang, Kadis PMPTSP Kota Padang, Kepala Bapeda Kota Padang, Kepala Satpol PP, Kepala Kantor esbangpol, Camat dan Lurah se Kota Padang untuk menutup usaha hiburan dan rekreasi," ungkap Mahyeldi dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (23/3/2020).

Dinyatakan Mahyeldi, usaha hiburan dan rekreasi yang ditutup antaranya, klub malam diskotek, pub/live music, usaha karaoke, bar/rumah minum. griya pijat, bioskop, area permainan anak, tempat billiard, kolam renang/water boom, SPA, dan game online.

Hal itu mulai diperlakukan sejak Minggu, 22 Maret 2020 sampai Sabtu, 4 April  2020.

Tak hanya itu, ia menekan selama penutupan berlangsung, semua yang disebutkan itu tidak dibenarkan menerima tamu, costumer, ataupun pelanggan.

"Seluruh jajaran aparat keamanan diminta untuk memantau dan memastikan pelaku usaha hiburan dan rekreasi di Kota Padang mematuhi intruksi yang disampaikan ini," jelasnya.

Mahyeldi mengimbau seluruh elemen masyarakat bersatu untuk menjaga keselamatan semua agar dapat terhindar dari virus yang membahayakan ini.

(ila/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga