Imbas COVID-19, Pedagang di Agam Rugi Besar

Imbas COVID19 Pedagang di Agam Rugi Besar Kondisi di salah satu kios Pasar Impres Padang Baru Agam, Kamis (26/3/2020)(Foto: Covesia/Johan)

Covesia.com - Pedagang di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Agam, keluhkan omset penjualan menurus drastis pasca pemerintah mengeluarkan edaran agar masyarakat menjauhi keramaian untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Salah seorang pedagang sayur dan rempah di Pasar Impres Padang Baru Lubuk Basung, Nita (45) mengatakan, 1 pekan terakhir penjualannya menurun drastis bahkan hampir 50 persen.

"Jauh berkurang pak, hari ini saja jual beli saya tidak sampai Rp500 ribu, biasanya sudah lebih Rp1 juta," ujarnya saat dikonfirmasi Covesia.com, Kamis (26/3/2020).

Dijelaskan Nita, kurangnya penjualan disebabkan jumlah masyarakat yang datang ke pasar serta kebutuhan yang dibeli berkurang.

"Harga kebutuhan dan bahan makanan juga naik satu minggu terakhir, jadi belanja masyarakat berkurang dari biasanya," lanjutnya.

Hal serupa juga dirasakan Rendi (29) salah seorang pedagang di kecamatan matur, ia memutuskan tidak berjualan bebebapa waktu terlahir mengingat modal yang dikeluarkan tidak seimbang dengan hasil penjualan. "Tidak berjualan dulu, pasar sedang sepi, kemarin tidak pulang modal, jika dipaksakan berjualan bisa rugi," tuturnya.

(jhn/don)

Berita Terkait

Baca Juga