Atasi Kelangkaan Masker di Sumbar, 16 Siswa SMK BLK Disnaker Hasilkan 6000 Masker Per Hari

Atasi Kelangkaan Masker di Sumbar 16 Siswa SMK BLK Disnaker Hasilkan 6000 Masker Per Hari Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (Foto: Laila)

Covesia.com - Merebaknya penyebaran Covid-19 di Sumbar menyebalkan langkanya berbagai alat kesehatan termasuk masker. Namun, kabar baik datang dari siswa SMK Balai Latiha Kerja (BLK) Padang Panjang yang 16 siswanya mampu menghasilkan 6000 masker setiap harinya.

Kepala UPTD BLK Padang Panjang Drs. Suryadi Boy mengungkapkan, produksi masker ini dikerjakan para siswa SMK program kejuruan menjahit. "Dalam satu hari mereka bisa memproduksi masker lebih 6000 buah setiap hari dan bekerja dari pukul 08.00 sampai pukul 16.00 WIB," ungkapnya, Jumat (3/4/2020).

Lebih lanjut dikatakan Suryadi, nantinya akan ditambahkan siswa lebih banyak lagi khusus untuk menjahit masker ini." Setelahnya, akan kita didistrubusikan ke masing-masing daerah yang membutuhkan," jelasnya.

Rencananya produksi masker yang dihasilkan BLK in  akan dibagikan ke setiap rumah sakit dan Posko COVID-19 di tiap kabupaten kota di Sumbar atau masyarakat yang membutuhkan.
Masker yang dibuat di BLK ini punya kelebihan bisa dipakai berulang setelah dicuci dan bahannya bebas dari kandungan kimia.

Gubermur Sumbar Irwan Pryitno setelah meninjau (BLK) Disnaker Sumbar yang memproduksi masker sendiri untuk mengatasi kelangkaan di pasaran mengaku senang dengan Masker yang dihasilkan BLK.

"Saya sangat senang, sudah ada BLK yang produksi masker disini, semoga kebutuhan masarakat terhadap masker dapat terpenuhi," ungkapnya saat meninjau produksi masker di BLK Padang Panjang.

Ia berharap setiap BLK digenjot melakukan produksi masker. "Kalau setiap BLK wilayah Sumbar bisa menghasilkan 500 buah per hari setiap siswa, maka Sumbar tidak akan kekurangan terhadap masker," imbuhnya.

Selain BLK Padang Panjang, Irwan juga mengunjungi BLK Payakumbuh ada 12 siswa yang produksi masker, dengan rata-rata 40 buah tiap hari satu orang. "Mudah-mudahan ini bisa mencukupi kebutuhan masyarakat untuk masker," ujarnya.

(hms.sumbar/ila)

Berita Terkait

Baca Juga