Pemko Bukittinggi Bagikan Bantuan Pangan Kepada 19.583 Warga yang Terdampak Covid-19

Pemko Bukittinggi Bagikan Bantuan Pangan Kepada 19583 Warga yang Terdampak Covid19 Bantuan pangan yang disediakan Pemko Bukittinggi kepada warga yang terdampak Covid-19 di daerah itu, Senin (6/4/2020)(Foto: Covesia/ Debi)

Covesia.com - Pemerintah Kota Bukittinggi, mulai menyerahkan bantuan pangan kepada 19.583 warga kota yang terdampak Covid-19, Senin (6/4/2020).

"Ini merupakan bantuan pangan tahap awal untuk warga terdampak Covid-19," kata Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias. 

Ia menjelaskan setelah melaksanakan rapat koordinasi dengan seluruh SKPD di lingkungan pemerintah Kota Bukittinggi, didapat sejumlah rumusan, terkait penyisiran anggaran di masing-masing perangkat daerah itu. Setiap SKPD menyisir kegiatan yang telah dianggarkan, namun belum dilaksanakan, agar dananya diarahkan kepada kegiatan penanganan dampak Covid-19 di Bukittinggi.

"Dana yang telah kami rumuskan di pemerintah daerah, telah kami sampaikan juga kepada DPRD Bukittinggi. Setelah itu, kita adakan pengadaan bahan pangan untuk dibagikan ke masyarakat Bukittinggi, yang terdampak akibat upaya pencegahan penyebaran Covid-19," jelas Ramlan.

Ia memaparkan, bantuan pangan dari pemerintah kota telah disiapkan sebanyak 19.583 paket. Artinya, paket sembako telah disiapkan untuk 19.583 jiwa di Bukittinggi.

"Ini bantuan tahap satu. Kita berikan per jiwa, bukan per KK. Itupun nantinya akan kita bagikan per bulan, untuk awal kita anggarkan bantuan selama empat bulan kedepan," ungkapnya.

Ia menyebutkan penerima bantuan pangan ini, tidak hanya berasal dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), tapi merupakan data yang dicari langsung oleh tim pekerja sosial masyarakat (PSM), di setiap kelurahan. Sementara, untuk bantuan pangan yang diberikan, berupa beras 9 kg, sarden 3 kaleng 425 mg, telur 10 butir, minyak goreng 0,5 liter, seharga Rp 210.000,-/ paket.

"Kita bagikan per jiwa, bukan per KK. Pendistribusiannya ditugaskan kepada setiap SKPD dan bagian di lingkungan pemerintah kota Bukittinggi untuk diantarkan langsung ke rumah warga penerima bantuan. Nanti tahap dua, kita bagikan untuk warga yang terdampak, yang saat ini dilakukan pendataan oleh tim, seperti pegawai swasta yang dirumahkan, pedagang kecil yang terdampak, kusir bendi dan lainnya. Bahkan tidak hanya warga ber-KTP Bukittinggi, tapi seluruh warga yang berdomisili di wilayah hukum Bukittinggi," pungkasnya.

(deb)


Berita Terkait

Baca Juga