Jumlah Status ODP dan PDP Covid-19 di Agam Berkurang

Jumlah Status ODP dan PDP Covid19 di Agam Berkurang Posko Komando Gugus Tugas Percepatan Penanganan Wabah Corona Virus Disease (Covid-19) Kabupaten Agam, (Covesia/Johan)

Covesia.com - Jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien dalam Pengawan (PDP) Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Agam Berkurang. 

Data yang dihimpun dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Wabah Corona Virus Disease (Covid-19) Kabupaten Agam, hingga hari ini jumlah ODP berkurang sebanyak 155, dari 508 menjadi 353 orang sedangkan PDP juga berkurang sebanyak 3 poin dari 8 menjadi 5 orang pasien.

Wakil ketua GT2P (Covid-19) Agam, M Luthfi AR mengatakan, berkurangnya ODP di Kabupaten Agam tersebut adalah warga Agam yang sudah dinyatakan aman setelah menjalani Isolasi mandiri di rumah selama 14 hari dan tidak menunjukkan gejala.

"Sudah ada 155, ini selalu kita pantau perkembangannya, pada masa akhir isolasi dilakukan pemeriksaan dan tidak ditemukan gejala Covid-19," ujarnya saat dikonfirmasi Covesia.com Selasa (7/4/2020).

Sementara itu untuk pasien dalam pengawasan (PDP) juga berkurang dari delapan menjadi lima orang, dikarenakan sudah sembuh setelah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung.

Guna mencegah penyebaran Covid-19, Tim GT2P Covid-19 Agam sudah melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke fasilitas umum dan pemukiman warga. Selain itu, pihaknya juga mengawasi setiap warga yang masuk ke Kabupaten Agam baik melalui Bus AKAP maupun kendaraan pribadi di perbatasan.

Selain itu pihaknya juga menghimbau masyarakat untuk melakukan Pisical dan Sosial Distancing, baik berupa kebijakan meniadakan kegiatan belajar mengajar di sekolah bagi pelajar serta mencegah terjadinya keramain baik berupa kegiatan jual beli pada hari pasar, pesta serta kegiatan perkumpulan orang lainnya.

"Kita selalu menghimbau masyarakat untuk selalu waspada, laporkan jika ada perantau yang pulang, selalu jaga kesehatan dan konsumsi makanan yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh," tutupnya.

(jhn)

Berita Terkait

Baca Juga