Pemkab Pasaman Perpanjang Masa ASN Bekerja dari Rumah Hingga 21 April

Pemkab Pasaman Perpanjang Masa ASN Bekerja dari Rumah Hingga 21 April Bupati Pasaman, Yusuf Lubis didampingi Sekda Mara Ondak (Dok Covesia)

Covesia.com - Pemerintah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat memutuskan memperpanjang masa Aparatur Sipil Negara (ASN) bekerja dari rumah guna mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) hingga 21 April 2020 mendatang.

Bupati Pasaman, Yusuf Lubis menyebutkan keputusan itu diambil usai memperhatikan perkembangan wabah corona (Covid-19) yang semakin mengkuatirkan didaerah setempat.

"Sistem kerja dari rumah (Work From Home) bagi ASN Pasaman diperpanjang hingga 21 April 2020, untuk memperkecil penyebaran virus corona (Covid-19) dilingkungan kerja kantor," kata Yusuf Lubis, Selasa (7/4/2020).
Yusuf Lubis mengatakan bagi SKPD/Unit kerja yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat untuk tetap melaksanakan tugas seperti biasa.

"Kepada kepala SKPD/Unit kerja untuk dapat mengatur jadwal ASN yang dapat menjalankan tugas kedinasan dengan bekerja di rumah/ tempat tinggalnya (work from home) dengan tetap mengedepankan/memperhatikan kelancaran pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Ia juga meminta kepada kepala SKPD/Unit kerja yang tidak memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat juga mengatur jadwal piket atau penugasan kerja dari rumah.

"Kami juga meminta kepada SKPD agar memantau aparaturnya dan segera melaporkan kepada kami apabila ditemukan adanya pegawai dilingkungan kerja yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). Langkah ini dilakukan untuk memperkecil celah penyebaran Covid-19 dilingkungan perkantoran," katanya.

Ketentuan sistem kerja Work From Home itu kata dia juga berlaku bagi pegawai Non ASN sampai lingkup kerja tingkat Nagari di Pasaman.

"Pengambilan daftar hadir akan dilakukan setiap harinya oleh masing-masing SKPD. Jangan lalaikan ini, sebab aktifitas ASN akan dipantau langsung oleh Satpol PP. Terbukti keluyuran saat jam dinas tanpa urusan penting, akan ditertibkan," tutupnya.

(hri)

Berita Terkait

Baca Juga