Pemko Padang Tetap Gelar Pesantren Ramadan, Namun Kali Ini Lewat Daring

Pemko Padang Tetap Gelar Pesantren Ramadan Namun Kali Ini Lewat Daring Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah membuka pesatren ramadan secara daring di tengah pandemi Covid-19 (Ist)

Covesia.com - Pemerintah Kota Padang tetap menggelar Pesantren Ramadan seperti tahun sebelumnya, namun kali ini Pesantren Ramadan 1441 H yang masuk kurikulum pada sekolah-sekolah di Kota padang itu digelar secara daring (online) akibat wabah virus corona Covid-19 yang melanda dunia saat ini. 

Pembukaan yang digelar pada Minggu (26/4) dibuka langsung oleh Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah di Studio PadangTV, Jalan Adinegoro, Padang, Sumatera Barat.

Mahyeldi mengungkapkan, pelaskanaan pesantren ramadhan tahun ini sedikit berbeda dengan pelaksanaan pesantren ramadhan tahun lalu yakni melalui daring atau online.

"Pada tahun 2020 ini seluruh tim sudah bekerja dan jadwal pelaksanaan sudah ditetapkan. Namun awal Maret 2020 Kota Padang dan seluruh dunia ditimpa musibah covid-19. Sehingga pelaksanaan pesantren ramadhan yang semula berbasis masjid, sekarang kita laksanakan di rumah masing-masing dengan sistem online," ucap Mahyeldi yang dikutip akun resmi Facebook Humas Pemko Padang, Senin (27/4/2020).

"Semoga musibah covid-19 ini tidak memudarkan semangat anak-anak kita untuk menuntut ilmu agama. Untuk itu kepada seluruh pelajar mulai kelas IV (SD/MI) sampai kelas sembilan (SMP/MTS) agar mengikuti kegitan ini dengan sungguh-sungguh. Dan kepada orang tua mohon dukungan agar pesantren ramadhan terlaksana sehingga anak-anak kita nantinya akan tumbuh menjadi generasi yang soleh dan soleha," harap orang nomor satu di Kota Padang itu.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Padang Amriman mengatakan, pelaksanaan pesantren ramadhan sepenuhnya dimulai 27 April hingga 17 Mei 2020 yang dimulai dari pukul 08.00 sampai dengan 12.00 WIB.

"Jadwal pesanteran ramadhan bagi SMP/MTS dimulai pukul 08.00-10.00 wib, sedangkan untuk SD/MI dari pukul 10.00-12.00 WIB," ulasnya.

Amriman menambahkan, untuk teknis pelaksanaan, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Padang.

"Jika sebelumnya instruktur pesantren ramadhan dari petugas masjid dan mushalla di Kota Padang maka tahun ini dari guru-guru yang ada disekolah di Kota Padang," ujarnya.

Lebih jauh dijelaskan, media yang dipergunakan untuk penyampaian materi pesantren ramadhan adalah melalui WhatApss Group (WAG),Youtube dan media online serta disiarkan melalui stasiun televisi lokal PadangTV dan radio RRI Padang.

Melalui PadangTV, untuk tingkat SMP/MTS akan dimulai pukul 13.00 s/d 14.00 dan tingkat SD/MI pukul 14.00 s/d 15.00 wib. Sementara siaran langsung melalui RRI Padang, untuk tingkat SD/MI pukul 15.00 s/d 16.00 wib dan untuk tingkat SMP/MTS pukul 10.00 s/d 11.00 wib.

"Setiap harinya, kecuali hari Jumat karena pesantren ramadhan libur, narasumber yang akan menyampaikan materi melalui PadangTV berasal dari guru-guru PAI Kota Padang, baik tingkat SD/MI, SMP/MTS," tutur Amriman.

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Habibul Fuadi mengatakan, pelaksanaan pesantren ramadhan sepenuhnya akan diserahkan kepada pihak sekolah. Dimana semua guru dengan masing-masing studinya akan menjadi koordinator pelaksana.

"Anak-anak akan dibagi sesuai dengan jumlah guru-guru yang ada disekolah. Nanti, masing masing guru bisa membina 10 sampai 30 orang siswa tergantung dengan jumlah rasio siswa," ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya sudah membekali siswa siswi dengan kumpulan materi yang telah dicetak sebagai panduan untuk belajar dirumah sesuai dengan jadwal masing-masing.

"Semoga pesantren ramadhan 1441H berjalan dengan baik, dan kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan pesantren ramadhan ini, terutama kepada Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang yang telah membantu kami dalam rangka mempersiapkan guru-guru sebagai narasumber di PadangTV dan radio," pungkas Fuadi.

Untuk Pesantren Ramadan tahun ini, Pemko Padang mengakat tema yakni "Membangun Karakter Generasi Qur'ani yang Bertakwa dan Berbudaya Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah".

(dnq)

Berita Terkait

Baca Juga