Keterlibatan Orang Tua Diperlukan Agar Siswa Ikuti Pesantren Ramadan Daring

Keterlibatan Orang Tua Diperlukan Agar Siswa Ikuti Pesantren Ramadan Daring Ilustrasi - Foto: Dok.Antara

Covesia.com - Keterlibatan orang tua diperlukan untuk menyukseskan program Pemerintah Sumatera Barat (Sumbar), dalam pelaksanaan pesantren Ramadan daring bagi siswa SMA, SMK sederajat yang dimulai pada Senin 27 April hingga 11 Mei 2020.

"Kerja sama dari orang tua untuk mengondisikan anaknya mengikuti pesantren ramadan online sangat diharapkan," kata Kepala SMK N 1 Kota Pariaman, Erizal saat dihubungi Covesia pada (27/4/2020)..

Tujuannya kata Erizal, agar home learning atau siswa belajar di rumah dalam bentuk pesantren Ramadan ini bisa maksimal dilakukan siswa. 

Erizal menyebutkan, bagi siswa yang mengikuti pesantren Ramadan daring ini akan diberikan nilai oleh guru pembimbingnya. 

Namun, bagi siswa yang tidak mengikuti kegiatan itu, nantinya akan berpengaruh kepada nilai agama siswa. 

"Kalau nilai agamanya merah, bisa saja siswa tersebut tinggal kelas," ujarnya. 

Dikatakan Erizal, materi yang ada dalam pesantren Ramadan daring ini diantaranya, ada hafalan ayat, materi ibadah dan akidah.

"Makanya diimbau agar siswa bisa mengikuti secara maksimal kegiatan itu dan orang tua diharapkan kerja samanya untuk mengondisikan anaknya," ucapnya. 

Erizal juga mengimbau, selama diliburkan belajar di sekolah, agar siswa menggunakan waktu tersebut untuk belajar di rumah untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, dan jangan berkeluyuran.

"Karena kami sebagai pihak sekolah, ingin siswa yang berjumlah 1.126 dan tersebar di wilayah Kota Pariaman, Padang Pariaman dan Agam tetap di rumah dan belajar," ungkapnya. 

(hms.sumbar/pri)

Berita Terkait

Baca Juga