Cekcok dengan Petugas PSBB, Anggota DPRD Pasaman: Mau Viral Sampai Seribu Silakan

Cekcok dengan Petugas PSBB Anggota DPRD Pasaman Mau Viral Sampai Seribu Silakan Anggota DPRD Pasaman dari Fraksi Gerindra, Martias (Ist)

Covesia.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat kembali berulah dengan memberikan contoh tidak terpuji ditengah-tengah masyarakat.

Kali ini dilakukan oleh Anggota DPRD Pasaman dari Fraksi Partai Gerindra, Martias biasa disapa kuncoro cekcok dengan petugas posko perbatasan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kabupaten Agam dengan Kabupaten Pasaman saat hendak melintas didaerah itu sekitar pukul 10.40 WIB, Selasa (12/5/2020).

Martias ketika dikonfirmasi oleh Covesia.com, membenarkan peristiwa tersebut yang mengaku saat melintas hendak menuju Kota Padang.

"Saya lewat di posko perbatasan Pasaman dan Agam hendak menuju Kota Padang. Namun sesampai disitu petugas posko langsung memberhentikan saya karena tidak mengenakan masker. Saya memang membawa masker di mobil, tetapi setelah dicari-cari tidak ketemu lantaran sudah tergesa-gesa. Hingga terjadi cekcok (adu mulut) dengan petugas posko," terang Martias kepada Covesia.com, Selasa (12/5/2020).

Namun ketika Covesia.com hendak mengkonfirmasi lebih jauh kronologis cekcok dengan petugas posko tersebut bukannya mengakui kesalahannya, Martias malah menyangkal dan merasa tidak perlu.

"Kana nan iko ko di konfirmasi-konfirmasi (untuk apa konfirmasi yang ini yang tidak penting)," katanya.

Bahkan Martias mulai mengalihkan pembicaraan hingga tidak mempersoalkan masalah itu viral dikalangan masyarakat.

"Mau viral, silahkan saja. Viral seribu juga mau gimana lagi. Hendaknya tidak terlalu dipersoalkan dan bersama-sama saja dalam penanggulangan Covid-19 ini," kilah Martias.

Sebelumnya, contoh tidak terpuji diperlihatkan salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pasaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), setelah videonya yang viral saat ditegur petugas untuk mematuhi protokol PSBB di daerah itu.

Diketahui , sebuah video yang berdurasi 1 menit 34 detik viral di sejumlah grup WhatsApp. Terlihat terjadi pertengkaran mulut antara petugas perbatasan pos check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) perbatasan Kabupaten Agam dan Pasaman dengan salah seorang wakil rakyat Pasaman yang  inisial M sedang berada diatas mobil Mitsubishi Pajero Sport dengan Nomor Polisi BA 1240 DA.

Kepala Posko Covid-19 Agam, Syafrizal membenarkan Perihal Video tersebut dan mengaku ia lah yang memberi arahan kepada pengemudi kendaraan sekitar pukul 10:40 WIB tadi.

Dijelaskan Syafrizal, seperti biasa setiap mobil yang melintas selalu diberhentikan dan sopir dan seluruh penumpang diperiksa suhu tubuh dan disuruh mengenakan masker termasuk mobil wakil rakyat Pasaman yang hendak melintas tersebut.

Namun saat Martias diberhentikan, pihaknya sudah melihat tatapan tidak senang dari sopir dan penumpang mobil saat diminta turun sopirnya. Usai diperiksa sopirnya sudah naik kembali ke atas mobil namun Martias ini masih duduk dan belum mau turun.

Martias akhirnya mau turun juga dan ikut melakukan pemeriksaan suhu tubuh. Usai pemeriksaan petugas kemudian menanyakan maskernya.

Tidak adanya penutup mulut dan hidung tersebut, petugas kemudian menyuruh sopir berbaliak arah dan mencari masker untuk diizinkan melintas.

Alih-alih mengikuti instruksi petugas, Martias malah memerintahkan sopir untuk melaju kendaraan dan meninggalkan petugas.

Saat pergi Martias mengeluarkan kata-kata kotor, sehingga membuat warga yang tingga di dekat pos keluar untuk melihatnya.

Atas kejadian tersebut Syafrizal berharap seluruh pengemudi dan penumpang kendaraan bisa mematuhi aturan yang telah ditentukan.

(hri)

Berita Terkait

Baca Juga