SMA dan SMK di Agam Matangkan Persiapan Ujian Semester Secara Daring

SMA dan SMK di Agam Matangkan Persiapan Ujian Semester Secara Daring Ilustrasi SMA 1 Lubuk Basung, Kabupaten Agam (Foto: Johanes)

Covesia.com - Kebijakan proses belajar mengajar di rumah, saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Lubuk Basung, Kabupaten Agam, laksanakan ujian semester secara daring.

Kepala SMAN 1 Lubuk Basung, Mustafa Kamil mengatakan, saat ini pihaknya sudah mempersiapkan berbagai hal untuk pelaksanaan ujian semester genap yang akan dilaksanakan tanggan 2 Juni 2020 mendatang, seperti membuat soal oleh masing masing guru bidang study serta pengaturan waktu ujian.

"Mengacu kepada Notulen Rapat MKKS pada hari Rabu, 27 Mei kemarin, maka ada beberapa ketentuan untuk pelaksanaan yaitunya, Ujian Semester Genap Kelas X dan XI dalam bentuk Daring, akan di laksanakan tgl 2 s/d 10 Juni 2020," ujarnya saat dikonfirmasi Covesia.com Kamis (28/5/2020).

Dilanjutkan mustafa Kamil, terkait bentuk soal ujian nantinya bisa berupa objective maupun essey, tergantuang kebijakan masing-masing guru bidang study.

Sebelum melaksanakan ujian para guru diminta untuk memastikan jumlah siswa kelas masing masing yang bisa maupun tidak bisa mengikuti Ujian Semester Genap Secara Daring. 

Saat ujian, soal berbentuk softcoppy ini nanti akan dikirim ke group setiap kelas secara online dan jawaban harus diserahkan kembali sesuai batas waktu yang sudah ditentukan.

"Bagi siswa yg tidak bisa mengikuti ujian secara daring, maka mereka harus datang ke sekolah sesuai jadwal yang ditentukan dan kita fasilitasi ujiannya di labor komputer," lanjutnya.

Sementara itu untuk menghadapi ujian semester genap, SMKN 1 Lubuk Basung juga sudah mulai melakukan persiapan sembari menunggu keputusan rapat koordinasi dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar.

Kepala SMK 1 N Lubuk Basung, Samsul Riswan, menuturkan, saat ini pihaknya tengah menunggu hasil rapat koordinasi keputusan pelaksaan ujian dari Dinas Pendidikan Provinsi, yang juga akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

"Kita tunggu dulu keputusannya dulu, karena ada kemungkinan kegiatan belajar mengajar di sekolah akan dilaksanakan 15 Juni mendatang, jika proses belajar mengajar tetap dilaksanakan di rumah kita sudah memberita tahu guru untuk dapat membuat soal ujian secara daring," katanya.

(hms.sumbar/jhn)


Berita Terkait

Baca Juga