Pemberlakuan PSSB Tahap III di Sumbar Akan Dirancang untuk Persiapan New Normal

Pemberlakuan PSSB Tahap III di Sumbar Akan Dirancang untuk Persiapan New Normal Gubernur Sumbar beserta unsur Forkopimda saat menggelar rapat online dengan seluruh kepala daerah se-Sumbar untuk membahas pencabutan PSBB tahap II dan persiapan new normal, Kamis (28/5/2020)(Foto: Humas)

Covesia.com - Setelah diputuskan PSBB tahap III di wilayah Sumatera Barat tanggal 30 Mei hingga 7 Juni 2020, Pemprov Sumbar akan merancang pemberlakuan PSBB tahap III ini sebagai persiapan untuk memberlakukan new normal secara menyeluruh di Sumbar. Pemda Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat diberikan waktu untuk mempersiapkan segala sesuatu agar penerapan new normal bisa berjalan sesuai dengan aturan Kemenkes RI.

“PSBB Tahap III ini dirancang untuk persiapan seluruh daerah kabupaten/kota di Sumbar untuk memberlakukan new normal. Jadi waktu sembilan hari ini akan digunakan oleh Gugus Tugas Covid-19 di masing-masing Pemda mempersiapkannya diri menyambut New Normal,” sebut Plt Kabiro Humas Pemprov Sumbar, Zardi kepada Covesia.com, Kamis (28/5/2020) malam.

Disebutkannya dalam pelaksanaan new normal ini, seluruh aktivitas masyarakat akan berjalan normal. Apabila tidak diberlakukan protap covid secara menyeluruh di tengah masyarakat, bisa berdampak pada peningkatan penularan Covid-19. Termasuk menyiapkan sarana dan prasarana untuk mengobati maupun mencegah virus Covid-19 ini.

“Kemungkinan saat new normal akan ada aturan-aturan baru untuk masyarakat dan bagi yang melanggar, ada sanksi dari petugas. Ini untuk kebaikan masyarakat juga,” ucapnya.

Dengan penerapan new normal, seluruh aktivitas perekonomian dan layanan publik akan dikembalikan secara biasanya. Masyarakat tidak lagi disarankan untuk di dalam rumah. Dengan begitu, ancaman penyebaran Covid-19 dipastikan semakin besar. namun, bisa dikendalikan jika masyarakat patuh dengan aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Kemudian, dalam PSBB tahap III ini kemungkinan besar umat muslim sudah diperbolehkan untuk shalat di mesjid dengan skenario dan protap yang dikeluarkan oleh Kemenag. Namun, protap yang seperti apa dan instruksi tersebut masih ditunggu oleh Pemprov Sumbar.

“Kemungkinan mesjid akan kembali dibuka. Tapi segala sesuatunya perlu instruksi dan protap dari Kemenag,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Sumbar menggelar rapat online dengan seluruh kepala daerah se-Sumbar untuk membahas pencabutan PSBB tahap II dan persiapan new normal. Dalam rapat ini didapat untuk menerapkan PSBB III tanggal 30 Mei – 7 Juni 2020. Kemudian tanggal 8 Juni 2020 dilakukan New Normal untuk seluruh wilayah Sumatera Barat. 

(agg)

Berita Terkait

Baca Juga