Tinjau Korban Kebakaran, Walikota Pariaman Salurkan Bantuan

Tinjau Korban Kebakaran Walikota Pariaman Salurkan Bantuan Walikota Pariaman, Genius Umar berikan bantuan kepada korban kebakaran (Ist)

Covesia.com - Walikota Pariaman, Genius Umar meninjau dan sekaligus memberikan bantuan kepada korban kebakaran rumah dan toko yang beralamat di Kelurahan Lohong, Kecamatan Pariaman Tengah, kota tersebut.

"Saya datang ke sini selain ingin melihat kondisi kesehatan para keluarga korban kebakaran, namun juga ingin memberikan bantuan," sebut Genius pada Kamis (4/6/2020).

Lanjut Genius, ia atas Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman turut berduka atas musibah yang menimpa korban tersebut. 

"Semoga saja bantuan ini minimal dapat meringankan sedikit beban korban," ujarnya.

Adapun bantuan yang diberikannya berupa beras, tikar, selimut, peralatan masak, dapur dan pemasak nasi. Bantuan itu diterima langsung oleh korban kebakaran.

Di lokasi, Genius juga mengingatkan kepada warga yang melihat kondisi korban kebakaran tersebut agar tetap menerapkan protokoler kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Melihat dan perhatian atas musibah ini boleh saja, tapi tetap selalu gunakan masker dan jaga jarak. Ini bertujuan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Pariaman," ungkapnya. 

Selain itu, Genius juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu memperhatikan hal yang bisa menimbulkan kebakaran.

"Selalu perhatikan hal yang bisa menimbulkan korsleting listrik misalnya, dan memastikan setelah memasak kompor dimatikan," katanya.

Diakuinya, musibah memang tidak bisa dihindari seandainya telah datang, namun sebelum itu terjadi setidaknya kewaspadaan harus selalu dijaga. 

Sebelumnya diketahui, kebakaran terhadap satu rumah dan toko di Kelurahan Lohong, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, itu terjadi pada (3/6/2020) kemaren sekitar pukul 03.40 WIB. 

Dugaan sementara, api berasal dari korsleting pada belakang lemari pendingin yang ada di toko. Memang tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugia diperkirakan lebih kurang Rp 500 juta.

(ant/dnq)

Berita Terkait

Baca Juga