Korban yang Hilang di Kawasan Carocok Painan Ditemukan Tak Bernyawa

Korban yang Hilang di Kawasan Carocok Painan Ditemukan Tak Bernyawa Tim SAR gabungan saat melakukan evakuasi terhadap korban yang dilaporkan hilang yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Kawasan Carocok Painan, Sabtu (6/6/2020)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Safrudin (61) salah seroang penambang atau penyedia jasa pengangkut wisatawan di Kawasan Carocok Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) yang dilaporkan hilang, pada Jumat malam (5/6/2020), ditemukan mengapung dan dalam keadaan meninggal dunia. 

Kasi Kedaruratan BPBD Pessel, Hasnul Karim mengatakan, korban yang dilaporkan hilang pada Jumat malam kemarin sudah ditemukan mengapung tidak jauh dari lokasi awal ia dilaporkan hilang. 

"Korban ditemukan oleh warga mengapung sekitar pukul 12.05 siang tadi dalam keadaan meninggal dunia, dan lokasi ditemukan tidak jauh dari lokasi awal korban dilaporkan hilang," sebutnya pada Covesia.com, Sabtu (6/6/2020)

Ia menerangkan, korban dilaporkan hilang pada Jumat malam sekitar pukul 20.30 WIB. 

Dimana korban diketahui, pergi mengeringkan air perahunya sore kemarin. Akibat genangan air hujan yang terjadi kemarin. 

"Tiba-tiba sampai malam harinya, korban tidak kunjung kembali. Setelah dicari warga setempat, korban tidak ditemukan," ujarnya.

Lanjutnya, setelah menerima laporan bahwa ada korban hilang, pihak BPBD Pessel dan Tim Basarnas Padang, segera melakukan proses pencarian. 

"Proses pencarian menggunakan, dua unit perahu karet milik BPBD dan Basarnas," ujarnya lagi.

Selain, BPBD dan Basarnas Padang, proses pencarian juga dibantu nelayan dan para penyelam Carocok Painan. 

"Namun, korban ditemukan mengapung tadi siang, saat tim pencari tengah beristirahat," ucapnya.

Lanjutnya lagi, saat ini korban telah berhasil dievakuasi dan korban sudah diantarkan langsung ke rumah duka. 

"Korban langsung diantarkan ke rumah duka. Tanpa dilakukan autopsi, sebab keluarga meminta langsung saja dilakukan proses penguburan," tutupnya.

(ind)


Berita Terkait

Baca Juga