Seorang Warga di Pessel Tewas Tertimbun Reruntuhan Tanah

Seorang Warga di Pessel Tewas Tertimbun Reruntuhan Tanah Lokasi kejadian (Foto: Istimewa)

Covesia.com - Jumaidi (23) seorang pekerja bongkar muat galian tanah warga Kampung Baruk Tuik, Nagari IV Koto Mudik, Kecamatan Batangkapas, Kabupaten Pesisir Selatan, meninggal dunia, akibat tertimbun reruntuhan tanah perbukitan pada, Selasa (30/6/2020).

Menurut informasi yang dihimpun Covesia.com, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB siang tadi. 

Dimana, korban tertimpa reruntuhan tanah ketika sedang memuat tanah bukit ke dalam mobil tempatnya biasa bekerja di kawasan Bukit Pulai, Nagari IV Koto Hilie, Kecamatan Batangkapas. 

"Tiba-tiba tanah bukit longsor dan korban tertimbun tanah, ketika hendak ditolong warga, kondisi korban sudah meninggal dunia," sebut warga setempat Tasri (36) pada Covesia.com melalui telepon seluler 

Terkait peristiwa itu, Kapolsek Batangkapas, Iptu Impriadi membenarkan, korban meninggal dunia akibat reruntuhan tanah bukit galian yang biasa digunakan untuk penimbunan rumah warga. 

"Korban tidak selamat, korban tertimbun longsor tanah bukit," ujar Kapolsek saat dihubungi covesia.com 

Ia menerangkan, saat mendapatkan informasi dari warga, pihaknya bersama lima anggota Polsek datang ke lokasi kejadian. 

Setiba dil okasi kata Kapolsek, ternyata tidak hanya korban yang tertimbun, mobil yang dimuat tanah bukit, juga tertimbun reruntuhan tanah. 

Kemudian, saat dievakuasi, korban tertimbun dibawah kolong mobil, dan proses evakuasi dilakukan oleh lima anggotanya bersama warga setempat. 

"Proses evakuasi korban berlangsung sekitar 15 menit. Selama evakuasi beberapa kali bukit bekas galian itu sempat longsor. Oleh sebab itu, pas kejadian korban sulit untuk diselamatkan," terangnya.

Lanjutnya, melihat peristiwa ini, ia berharap dan mengimbau warga dan para pekerja muat bongkar di Kecamatan itu, untuk tetap waspada dan berhati-hati. 

"Untuk kedepannya, kita berharap para pekerja berhati-hati dan lebih memperhatikan lagi ancaman yang membahayakan saat bekerja, apalagi bagi pekerja muat bongkar tanah bukit ini, resiko longsor sangat mengancam," tutupnya.

(ind)

Berita Terkait

Baca Juga