Usaha Kuliner dan Rumah Warga Ludes Dilalap Sijago Merah

Usaha Kuliner dan Rumah Warga Ludes Dilalap Sijago Merah Kebakaran sebuah usaha kuliner keripik beserta dua unit rumah warga di Jorong Lubuk Landur, Nagari Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman, Pasaman Barat sekitar pukul 02.10 WIB, Sabtu (4/7/2020). Sumber: istimewa

Covesia.com - Sebuah usaha kuliner keripik beserta dua unit rumah warga di Jorong Lubuk Landur, Nagari Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman, Pasaman Barat ludes dilalap sijago merah.

Kasatpol PP Damkar Pasaman Barat, Abdi Surya ketika dikonfirmasi oleh Covesia.com, mengatakan peristiwa itu terjadi Sabtu (4/7/2020) dini hari tadi sekitar pukul 02.10 WIB.

"Api melalap satu unit rumah kayu dan usaha kuliner keripik beserta isinya milik Nurenti Afni biasa dipanggil Iren (39). Kemudian satu unit rumah kayu beserta isinya milik Yasmawati (53) masing-masing warga Jorong Lubuk Landur, Nagari Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman, Pasaman Barat," terang Abdi Surya, Sabtu.

Abdi Surya mengatakan beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.

"Namun kerugian materil semuanya ditaksir mencapai sekitar Rp500 Juta. Sebab api juga melalap hingga ludes peralatan usaha kuliner keripik milik korban Iren (39) seperti mesin pengolahan keripik serta perlengkapan rumah tangga kedua korban," tambah Abdi Surya.

Pihaknya mengatakan belum bisa memastikan apa penyebab dari kebakaran yang berlangsung dengan cepat tersebut.

"Api dengan cepat menjalar dan melalap rumah yang berbahan kayu tersebut sekitar pukul 02.10 WIB tadi. Api baru bisa dilumpuhkan sekitar pukul 03.30 WIB dengan bantuan mobil pemadam kebakaran dan swadaya masyarakat setempat. Kita masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran ini," katanya.

Sementara untuk kedua keluarga korban saat ini terpaksa diungsikan kerumah kerabat terdekat sebelum menyusul adanya bantuan dari pemerintah daerah setempat.

"Kami sudah melaporkan kejadian ini kepada Bapak Bupati maupun Sekda Pasaman Barat. Kami juga akan melaporkan kejadian ini kepada instansi terkait agar korban segera mendapat bantuan," tutupnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dalam menjaga rumah dari segala kemungkinan yang bakal menjadi pemicu kebakaran.

"Tingkatkan kehati-hatian. Sebab segala musibah yang kita timpa baik kebakaran tidak lain dari adanya kelalaian kita," katanya. 

Dia mengingatkan masyarakat agar senantiasa memperhatikan segala instalasi listrik, sisa pembakaran kayu, maupun pembakaran obat nyamuk sekalipun. 

"Pastikan saat hendak tidur segalanya sudah aman dari semua kemungkinan itu. Agar tidak terjadi kejadian serupa kepada masyarakat lainnya," tutupnya.

(hri/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga