Pemda Agam Masih Kekurangan ASN Sebanyak 4.097 Orang

Pemda Agam Masih Kekurangan ASN Sebanyak 4097 Orang Ilustrasi Bupati Agam Indra Catri saat memimpin salah satu upacara di Halaman Kantor Bupati Agam, beberapa waktu yang lalu sebelum pandemi covid-19 (Foto: dok.humas)

Covesia.com - Pemerintah Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) masih kekurangan sebanyak 4.097 orang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Agam, Budi Perwira Negara mengatakan, kekurangan tersebut disebabkan banyaknya ASN yang pensiun di lingkungan pemerintahan Kabupaten Agam namun tidak dibarengi penerimaan yang baru.

"Kebutuhan ASN sebanyak 10.425 orang, sedangkan tersedia hanya 6.367 orang dan masih kurang 4.097 orang lagi," ujarnya saat dikonfirmasi Covesia.com,Kamis (9/7/2020).

Dijelaskan Budi Perwira Negara, setiap tahunnya ASN yang pensiun antara 250-300 orang. Tahun 2020 ini misalnya, ada 246 orang ASN yang pensiun, 237 orang diantaranya sudah menurut Batas Usia Pensiun (BUP), sedang 9 ASN lagi, pensiun atas permintaan sendiri.

Untuk Tenaga guru yang ada saat ini hanya 3.881 orang, tenaga kesehatan hanya ada 994 orang, sedang Penyuluh Pertanian hanya ada sebanyak 58.

Untuk mengatasi kekurangan itu, saat ini BKPSDM Agam sudah mengajukan kebutuhan ASN ke Menpan-RB sebanyak 4.097 orang dan kebutuhan itu bakal diusulkan setiap tahun. 

"Kendati pusat belum membuka pengangkatan ASN, Pemda Kabupaten Agam tetap mengajukan pengangkatan ASN, tahun 2020 sebanyak kebutuhan 583 orang, 2021 sebanyak 693 orang, 2022 sebanyak 995 orang, 2023 sebanyak 936 orang dan 2024 sebanyak 890 orang," tutupnya.

(jhn)


Berita Terkait

Baca Juga