Curah Hujan Tinggi, Kota Padang Dilanda Longsor dan Puting Beliung

Curah Hujan Tinggi Kota Padang Dilanda Longsor dan Puting Beliung (Foto: Istimewa)

Covesia.com - Curah hujan yang sangat tinggi di Kota Padang Sejak Pukul 15.00 WIB, Rabu (22/7/2020) membuat kota bengkuang ini dilanda longsor dan puting beliung. Tercatat, sampai pukul 19.00 WIB, terdapat dua titik longsor dan satu titik puting beliung.

Informasi yang dihimpun Covesia.com, bencana pertama terjadi di Jalan Bunda V, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara. Sekitar pukul 17.00 WIB terjadi angin puting beliung yang berlangsung sekitar 10 menit. Akibatnya tiga buah rumah mengalami kerusakan.

"Dampak angin puting beliung ini ada tiga unit rumah. Kerusakan rata-rata di sisi atap. Seluruh penghuni rumah sudah diungsikan. Sekarang petugas tengah melakukan pembersihan," kata plt Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Sutan Hendra kepada Covesia.com, Rabu malam.

Sedangkan longsor terjadi di dua titik yakni di Pasar Gaung, Kecamatan Lubuk Begalung dan Bukit Gado-Gado, Kecamatan Padang Selatan. Namun, longsor ini tidak mengakibatkan kerugian materil maupun jiwa masyarakat. Pasalnya, tidak ada yang menimpa rumah penduduk.

Hanya saja longsor di Bukit Gado-Gado cukup mengancam tiga unit rumah warga. Material longsor yang jatuh terhenti tepat diatas tiga rumah ini.

"Ada longsor di Bukit Gado-Gado. Itu longsorannya terhenti di atas rumah warga. Sangat mengancam sekali dan sekarang penghuninya sudah diungsikan," katanya.

Dengan curah hujan yang masih tinggi hingga malam ini, petugas mengkhawatirkan longsoran tersebut bisa membesar dan menghantam tiga rumah tersebut. Pasalnya, tanah d sekitar lokasi masih labil.

Sedangkan longsor di Pasar Gaung, berada diatas bukit sekitar pasar. Hal ini juga perlu menjadi perhatian karena berpeluang terjadi longsor susulan.

"Longsor di Gaung, itu bukit di dekat pasar. Tanah.masih labil, ada kemungkinan longsor susulan," ucapnya.

(Agg)

Berita Terkait

Baca Juga