Zona Covid-19 di Sumbar: Kabupaten Solok Oranye, 12 Kuning, 6 Hijau

Zona Covid19 di Sumbar Kabupaten Solok Oranye 12 Kuning 6 Hijau Ilustrasi

Covesia.com - Setelah 20 minggu masa tanggap darurat pandemi Covid-19 diberlakukan, 19 kabupaten/kota di Sumbar dikategorikan beberapa zona. 

"Saat ini ada 3 zona di Sumbar, oranye, kuning dan hijau. Kabupaten Solok dikategorikan sebagai zona oranye," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Prov Sumbar, Jasman Rizal, Senin (27/7/2020).

Jasman melanjutkan, ada 12 kabupaten dan kota yang berada di Zona Kuning, yakni Kota Padang, Bukittinggi, Solok, Padang Panjang, Payakumbuh, Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Dharmasraya, Sijunjung, Tanah Datar, Agam dan Kabupaten 50 Kota.

Sedangkan 6 daerah lainnya dikategorikan termasuk zona hijau yaitu, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Sawahlunto, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Solok Selatan.

Sementara itu, hari ini tidak ada penambahan kasus positif Covid-di Sumbar.

"Hari ini tidak ada terkonfirmasi pertambahan warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, karena tidak ada pemeriksaan sample swab kemaren, disebabkan petugas laboratorium libur pada hari Minggu tanggal 26 Juli 2020, kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 3 orang," jelas Jasman. 

Jumlah kasus positif Covid-19 di Sumbar sampai saat ini sebanyak 869 orang. Sembuh bertambah 3 orang, sehingga total sembuh 739 orang.

Total 869 orang yang telah dinyatakan positif dirawat di berbagai rumah sakit 49 orang (5,6%), isolasi mandiri 30 orang (3,5%), isolasi BPSDM 18 orang (2,1%), meninggal dunia 33 orang (3,8%), dan sembuh 739 orang (85%). 

Pasien sembuh sebanyak 3 orang dengan rincian; 

  1. Pria 38 th, warga Padang Pasir, pekerjaan Wiraswasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Padang.
  2. Pria 28 th, warga Simpang Haru, pekerjaan TNI, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien Dinkes Padang.
  3. Pria 32 th, warga Ulak Karang, pekerjaan Swasta, terinfeksi karena pulang dari Surabaya tanggal 7 Juli 2020, pasien Dinkes Padang.

Saat ini kasus suspek dengan total 129 orang. Dirawat sebanyak 25 orang dan isolasi mandiri sebanyak 104 orang.

(ril)

Berita Terkait

Baca Juga