Pedagang Mulai Tempati Kios di Pasa Ateh Bukittinggi

Pedagang Mulai Tempati Kios di Pasa Ateh Bukittinggi Tampak pedagang di yang sudah menempati kios di Pasa Ateh, Bukittinggi (Foto: Debi)

Covesia.com - Sejumlah pedagang di kawasan Pasa Ateh Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) mulai menempati kios-kios barunya.

Pantauan Covesia.com di lapangan, Rabu (29/7/2020), terlihat pedagang mulai mendesign kios sesuai jenis daganganya masing-masing. Juga tampak pedagang yang sudah membuka lapaknya.

Disamping itu tak sedikit pengunjung yang datang untuk mengabadikan berfoto di kawasan Pasa Ateh.

Meski belum sepenuh operasional Pasa Ateh berjalan maksimal namun para pedagang berharap agar perekonomian jual-beli di Pasa Ateh terutama bagi pedagang bisa kembali normal sebelum Pasa Ateh terbakar pada tahun 2017 dan pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Bukittinggi, Muhammad Idris, menjelaskan pembangunan Pasa Ateh berlangsung selama 1 tahun 4 bulan mulai 1 Agustus 2019, dengan biaya APBN sebesar Rp 292 milyar. Jumlah toko 835 petak terdiri dari lantai 1 berjumlah 257 petak, lantai 2 berjumlah 278 petak, lantai 3 berjumlah 276 petak dan lantai 4 berjumlah 24 petak (20 food court dan 4 counter mainan).

"Jenis dagangan yang didaftarkan sebanyak 24 jenis paling mendominasi, 355 pedagang untuk pakaian jadi, 211 pedagang bordir dan selebihnya, sepatu, sandal, tas, hp, eloktronik, jam dan kacamata," jelasnya.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan Pasa Ateh terdiri dari empat lantai dan satu basement dan terdapat 835 kios yang pemegang hak sewanya sudah ada, yakni pemegang kartu kuning Pasa Ateh sebelumnya ditambah puluhan pedagang yang menyewa di Pasa Ateh.

"Untuk besaran sewa pertokoan Pasa Ateh, telah dihitung oleh KPKNL, untuk lantai satu ditetapkan sewa sebesar Rp 27.216.000 per tahun, lantai 2 ditetapkan Rp 26.023.000, lantai 3 ditetapkan sebesar Rp 24 829.000 dan lantai 4 ditetapkan sebesar Rp 22.441.000," ungkapnya.

Ia menambahkan karena sudah 2,5 tahun tidak berdagang, maka pemko mengambil kebijakan untuk menggratiskan sewa selama enam bulan kedepan.

(deb)

Berita Terkait

Baca Juga