DPUTR Sumbar Lakukan Kajian Perbaikan Jalan Kelok 44

DPUTR Sumbar Lakukan Kajian Perbaikan Jalan Kelok 44 Kondisi kawasan jalan kelok 44 di kelok 10 saat ini, Jumat (31/7/2020)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) bersama tim Geologi Universitas Andalas melakukan kajian terkait pembangunan jalan Kelok 44 Kecamatan Tanjung Raya yang rusak beberapa hari yang lalu.

Kepala Dinas PUTR Agam, Hamdi, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Hermon Triyoga mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan riset terkait pembangunan jalan mengingat akses tersebut merupakan jalan utama Pasaman Barat, Lubuk Basung menuju Bukittinggi dan selalu dilewati kendaraan bermuatan berat. 

"Pembangunannya harus melewati perencanaan yang matang, harus kuat dan tidak membahayakan pengendara yang melintas," ujarnya saat dikonfirmasi Covesia.com, Jumat (31/7/2020).

Dijelaskannya, saat ini kondisi kerusakan jalan tersebut cukup besar, pembuatan jembatan darurat juga menemui kendala sehingga harus diperbaiki secara maksimal. "Awal perencanaan, Dinas PUPR Sumbar hendak memasang jembatan bailey di sana. Namun, setelah dianalisa, tidak ditemukan tempat yang pas untuk pemasangan fondasi jembatan," katanya lagi.

Sebelumnya diberitakan, jalur  transportasi Kelok 44 tepatnya di kelok 10 mengalami kerusakan parah dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur lawasan setempat Minggu (26/7/2020) malam.

Akibat bencana tersebur Dinas Perhubungan, BPBD dan Polres Agam sepakat untuk menutup jalur tersebut untuk kendaraan roda 4 ke atas dan mengalohkannya ke Kecamatan Palembayan atau Padang Pariaman.

(jhn)


Berita Terkait

Baca Juga