Polres Pasaman Musnahkan 14 Paket Besar Narkotika Jenis Ganja

Polres Pasaman Musnahkan 14 Paket Besar Narkotika Jenis Ganja Jajaran Polres Pasaman bersama forkopimda setempat saat melakukan pemusnahan belasan paket besar Ganja dihalaman mako Polres Pasaman, Kamis (6/8/2020)(Istimewa)

Covesia.com - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat melakukan pemusnahan terhadap 14 paket besar sisa Barang Bukti (BB) tindak pidana penyalahgunaan Narkotika golongan I  jenis Ganja.

Kapolres Pasaman, AKBP Hendri Yahya mengatakan pemusnahan sisa barang bukti Ganja ini merupakan hasil penangkapan oleh jajarannya dijalan lintas Sumatera Medan-Bukittinggi yang beralamat Jorong IV Sumpadang, Nagari Padang Mentinggi, Kecamatan Rao sekitar pukul 01.30 WIB, Senin (27/7/2020) lalu.

"Dari penangkapan itu berhasil diamankan dua tersangka masing-masing berinisial DRA (23) dan RFA (20) warga Sangkir Jorong III Sangkir, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam," terang Kapolres Pasaman, AKBP Hendri Yahya didampingi Kasatres Narkoba, Iptu Syafri Munir jajaran, Kamis (6/8/2020).

Dari tangan kedua tersangka kata AKBP Hendri Yahya berhasil diamankan 15  paket besar diduga Narkotika golongan I jenis Ganja yang dibalut dengan lakban warna coklat.

"Kemudian satu buah karung goni plastik warna putih dan satu unit sepeda motor merek Honda Scoopy Nomor Polisi BA 2690 TC warna merah. Hari ini yang dimusnahkan sisa barang bukti sebanyak 14 paket besar Ganja. Sementara sisanya akan menjadi barang bukti untuk pembuktian dipersidangan nanti," tambah AKBP Hendri Yahya.

Terhadap kedua tersangka kata dia melanggar pasal 115 ayat (2) subs 114 ayat (2) subs psl 111 ayat (2) subs psl 132 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama 20 tahun atau serendah rendahnya 5 tahun.

Sementara Bupati Pasaman, Yusuf Lubis mengatakan sangat mengapresiasi langkah tegas pihak Polres Pasaman yang terus memberantas peredaran Narkotika diaerah itu.

"Kami sangat apresiasi untuk komitmen kita bersama dalam pemberantasan Narkoba di wilayah hukum Pasaman ini," ungkap Yusuf Lubis.

Yusuf Lubis berharap kepada pihak kepolisian setempat untuk terus meningkatkan pemberantasan Narkoba hingga kepelosok daerah setempat.

"Karena daerah Pasaman ini terus menjadi daerah perlintasan dan juga titik edar Narkotika. Ini jelas sangat mengkuatirkan generasi anak muda dan masyarakat kita. Kapan perlu gembong pengedar Narkoba itu tembak ditempat saja. Biar mereka jera," tutupnya.

(hri/nod)

Berita Terkait

Baca Juga