KPU Jamin TPS di Kota Padang Aman dari Penyebaran Covid-19

Covesia.com – Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona disease (Covid-19) di 1.943 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Padang, pihak Komisi Pemilhan Umum (KPU) Kota Padang telah menjamin kepada para warga yang ikut menyalurkan hak suaranya ke TPS besok pada 9 Desember 2020.

Karena dari total petugas KPPS dan Linmas di Kota Padang, ada sebanyak 17.487 orang dan telah menjalani Rapid Test, bebas Covid-19, sebagai salah satu syarat bertugas di TPS

“Dari jumlah tersebut sebanyak 14.506 orang dinyatakan non reaktif dan sisanya 2.776 orang hasil Rapid Test dinyatakan reaktif dan dilanjutkan dengan tes Swab-PCR untuk memastikan kondisi para petugas KPPS tersebut,” ungkap Komisioner KPU Padang Atika Triana, di Padang, Selasa (8/12/2020).

Atika menyebutkan setelah diketahui ada yang reaktif dan dianjurkan mereka untuk tes swab. Ada yang mau melanjutkan tes swab dan ada juga yang tidak mau lalu mengundurkan diri.

Untuk saat ini KPU kembali melakukan tes cepat terhadap petugas yang belum ditambah pengganti KPPS yang mengundurkan diri dengan total sebanyak 654 orang.

“Total dari 1.455 orang yang menjalani tes swab hasilnya 36 orang positif. Kami masih menunggu sisanya sekitar 400 orang lagi yang masih belum keluar hasilnya,” kata dia.

Sementara itu, ketua KPU Padang, Riki Eka Putra menekankan untuk terkait para petugas KPPS dan Linmas yang terkonfirmasi Covid-19 dan yang reaktif pada tes cepat dan tidak mau mengikuti tes swab lanjutan, mereka tidak bisa untuk melaksanakan tugas sebagai petugas di KPPS.

“Karena yang reaktif dan positif dilarang untuk menjadi petugas,” tegas Riki.

Namun, jika ada petugas KPPS yang bertanya hasil rapidnya maka itu sebenarnya dia tak reaktif. 

“Karena, yang dihubungi oleh petugas, hanya yang reaktif saja. jika tak dihubungi berarti aman, karena sulit juga menghubungi belasan ribu orang itu,” sebut Riki.

Lebih lanjut Riki menambahkan, selain memastikan KPPS aman dari penularan, pemilih yang datang ke TPS sebaiknya juga patuh menerapkan protokol kesehatan. 

“Ini butuh kesadaran kita bersama, masyarakat untuk terus waspada dengan tetap memakai masker ke TPS, mencuci tangan ketika akan memasuki rungan pemungutan suara, dan menjaga jarak selama berada di TPS,” tegasnya lagi.

“KPU juga mengajak, seluruh elemen masyarakat dan pengawas lapangan dari Bawaslu, untuk mengingatkan KPPS yang tidak mematuhi protokol kesehatan pada saat pemungutan dan penghitungan suara, 9 Desember 2020 besok,” kata dia.

(don)

0 Comments

Leave a Comment

6 + 16 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password