Polisi Amankan Dua Pria di Kinali Tengah Membawa Narkoba Jenis Sabu-sabu

Covesia.com – Jajaran Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Kinali berhasil mengamankan dua orang laki-laki yang tengah tertangkap tangan tindak pidana sedang memiliki, menyimpan, menguasai, menjual dan mempergunakan narkotika golongan satu bukan tanaman yang diduga jenis Sabu-sabu.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pasbar, AKBP Sugeng Hariyadi melalui Kapolsek Kinali, Iptu Rifki Yudha Ersanda mengatakan kedua pria tersebut diringkus di Lubuak Anua, Jorong Langgam Saiyo, Nagari Kinali, Kecamatan Kinali sekitar pukul 16.00 WIB, Rabu (16/12/2020) kemarin sore.

“Kedua pria itu sudah ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini kedua tersangka telah kami amankan di Mapolsek Kinali untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” terang Kapolsek Kinali, Iptu Rifki Yudha Ersanda, Kamis (17/12/2020).

Kedua tersangka kata Iptu Rifki Yudha masing-masing berinisial KR, (25) warga Kampung Jambu, Jorong Langgam Sepakat, Nagari Kinali dan FA, (24) warga Bateh Uba, Jorong Langgam Sepakat, Nagari Kinali, Kecamatan Kinali.

“Dari tangan tersangka turut diamankan Barang Bukti (BB) berupa paket Sabu-sabu senilai Rp500 ribu,” tambahnya.

Disampaikannya, para tersangka ini melancarkan aksinya dengan cara berpura-pura pergi mandi ke Batang Air Lubuak Lansek Kinali dan disaat itulah terjadinya transaksi jual beli Narkotika tersebut.

Ditambahkannya, bahwa tersangka ini telah mempergunakan narkotika yang diduga sabu ini selama kurang lebih satu tahun.

“Tersangka ini kita amankan sesaat setelah membeli paket sabu senilai Rp500 ribu dengan mengendarai sepeda motor jenis Honda Scoopy warna merah,” lanjutnya.

Setelah diperiksa ditemukan bukti yang cukup terhadap tersangka yang selanjutnya tersangka dibawa ke Mapolsek untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Iptu Rifki mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di wilayah hukum Polsek Kinali untuk tidak mendekati narkotika. Karena menurutnya, narkotika ini hanya memberikan kesenangan sesaat dan akhirnya menyesal seumur hidup serta menghancurkan masa depan.

“Narkotika ini adalah musuh kita semua. Makanya untuk pemberantasan narkotika ini tidak hanya menjadi tugas pihak kepolisian saja namun masyarakat juga dituntut aktif memberikan informasi apabila diketahui adanya penyalahgunaan narkotika di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing,” harapnya.

Tersangka diancam dengan pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara minimal 4 tahun maksimal 20 tahun penjara.

(hri)

0 Comments

Leave a Comment

eleven − 2 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password