Seorang Lagi Pelaku Perampokan Modus Travel Ditangkap Polres Pariaman di Bengkalis Riau

Covesia.com – Tim Gagak Hitam Kepolisian Resor (Polres) Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), kembali menangkap satu lagi dari empat orang pelaku perampokan dengan modus mobil travel yang beraksi beberapa minggu lalu di wilayah hukumnya.

“Iya, satu pelaku kembali kami tangkap dengan inisial nama SYZ (47) di Kabupaten Bengkalis, Riau pada Kamis (18/2/2021) kemarin,” sebut Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Padang Pariaman, AKP Ardiansyah Rolindo Saputra kepada covesia.com, pada Sabtu (20/2/2021) sore. 

Lanjut Rolindo, penangkapan pelaku SYZ ini hasil pengembangan pihaknya, setelah melakukan penangkapan terhadap pelaku dengan inisial MSM (34) pada Sabtu (13/2/2021) lalu di Kabupaten Tanah Datar, Sumbar, dan seorang perempuan berinisial ILV (35) yang dibekuk Unit Reskrim Polsek Koto Tangah di Durian Tarung, Kecamatan Kuranji pada Selasa (16/2/2021) dini hari.

“Nama pelaku (SYZ) ini kami dapat dari keterangan MSM yang merupakan otak aksi kejahatan dengan modus mobil travel tersebut,” jelas Rolindo.

Dikatakan Rolindo, pelaku ini ditangkap berdasarkan laporan polisi nomor : LP/2/I/2021/Sektor Batang Anai tanggal 7 Januari 2021 dengan korban bernama Megawati (62).

“Para pelaku ini juga telah melakukan sejumlah kejahatan dengan modus yang sama, yaitu dengan menyamar sebagai mobil travel, lalu menyekap korban di dalam mobil dan menguras harta benda milik korbannya,” katanya. 

Rolindo mengatakan, kepada polisi SYZ mengaku hanya beraksi di Kota Padang. Namun pelaku MSM yang merupakan otak aksi kejahatan itu mengatakan bahwa SYZ juga ikut beraksi di wilayah hukum Polres Padang Pariaman.

“Pelaku SYZ ini berperan sebagai penyekap korban dan mengambil barang korban. Sekarang pelaku sudah ditahan, dan satu pelaku terakhir masih kami buru,” ucapnya.

Sebelumnya diketahui, pelaku perampokan dan penganiayaan ini melakukan aksi serupa terhadap guru perempuan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Padang Pariaman bernama Nurlela (44) pada Senin (2/2/2021) lalu.

Harta benda korbannya dikuras, dan korbannya juga dianiaya secara fisik. Antingnya direnggut paksa dari telinga hingga berdarah, dan kepalanya dibenturkan ke dinding mobil. 

(per)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password