Seorang Warga Laporkan Korupsi Dana Covid-19 di Sumbar ke Kejagung Hingga KPK RI

Covesia.com – Salah seorang warga Sumatera Barat, Masful membuat surat laporan terjadinya korupsi atas dana covid-19 di Sumbar. Laporan tersebut dikirim ke Jaksa Agung, Kapolri dan KPK RI.

“Laporan ini sengaja saya buat agar korupsi benar-benar diusut. Ini merupakan bentuk partisipasi saya terhadap daerah kita,” ungkapnya saat dihubungi Covesia.com Sabtu malam (27/2/2021).

Lebih lanjut Masful berpendapat bahwa selama ini penanganan kasus korupsi pelakunya banyak tunggal. Sama halnya korupsi indak mesjid raya, kasus korupsi ganti rugi lahan jalan di pantai Padang. 

Laporan ini kata Masful sudah dikirim ke pihak terkait. 

Masful mengatakan bahwa kasus korupsi ini bermula adanya temuan BPK dari 150 M untuk penyaluran pencegahan covid-19, 50 M diduga diselewengkan dengan modus Mark up harga sejumlah perusahaan fiktuf di BPBD Sumbar.

DPRD Sumbar telah membentuk pansus dan hasilnya kasus ini diteruskan ke penegak hukum. Namun pendapat FPKS di DPRD Sumbar minta temuan itu dikembalikan dan diselesaikan secara adat.

Masful mengatakan dengan kasus  ini dengan dana yang besar pihaknya meminta penyidikan yang dilakukan Polda Sumbar, Kajati Sumbar dapat dimonitor agar tak ada yang lolos dari penyidikan. 

“Bahkan pihak-pihak yang diduga menerima dana korupsi tersebut tidak satupun melalui rekening dan diserahkan secara pribadi,”tukasnya. 

Di akhir ia berharap jangan sampai ada lagi yang bermain dengan uang negara di Sumbar ini.

(per/adi)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password