Penemuan Mayat di Bukittinggi, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Covesia.com – Kepala satuan reserse dan kriminal Polres Bukittinggi, Sumbar, menyampaikan bahwa tidak ada kekerasan pada tubuh mayat tanpa identitas yang ditemukan di halte angkot Bukittinggi, Selasa (9/3/2021) malam.

“Mayat yang diketahui berjenis kelamin perempuan itu ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di halte angkot atau di dekat sekolah dasar 02 percontohan Bukittinggi sekitar pukul 19.00 WIB,” kata kasat reskrim Polres Bukittinggi, AKP Chairul Amri Nasution, Rabu (10/3/2021).

Ia mengatakan berdasarkan hasil visum luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh mayat dan hingga Rabu pagi belum ada laporan dari masyarakat adanya kehilangan keluarga.

“Mayat ditemukan dalam kondisi kepala ditutupi dengan plastik warna bening dan diduga korban pengidap gangguan jiwa,” ungkapnya.

Ia menambahkan diperkirakan mayat tersebut meninggal akibat kehabisan oksigen karena kepalanya terbungkus dengan plastik yang mana plastik tersebut telah berisi dengan cairan lem dan diperkirakan jenazah sebelum meninggal menghirup cairan lem yang berada di dalam plastik itu.

“Karena kepalanya tertutup dengan plastik menyebabkan korban kesulitan bernapas sehingga meninggal dunia,” sebutnya.

Ia menyebutkan saat ini jasad korban masih berada di RSAM Bukittinggi untuk divisum dan mengimbau kepada masyarakat untuk melapor ke pihak kepolisian jika kehilangan keluarga.

(deb)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password