Pandemi Covid-19, Wali Kota Bukittinggi Minta Tegur Pelanggar Prokes Secara Persuasif

Wali Kota Bukittinggi, Sumbar, Erman Safar (Foto: dok.humas)

Covesia.com – Wali Kota Bukittinggi, Sumbar, meminta tim penegak perda protokol kesehatan Covid-19 untuk melakukan tindakan secara persuasif terhadap pelanggar prokes di daerah itu.

“Saya menginginkan personil di lapangan dapat menggunakan pendekatan pencegahan dan keakraban dalam menegakkan peraturan,” kata Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, Jumat (12/3/2021).

Menurut Erman menegakkan peraturan itu wajib, tidak bisa ditawar-tawar. Namun, dalam menegakkan peraturan di area yang rentan pelanggaran, perlu adanya pendekatan dengan cara pencegahan dan penuh keakraban.

“Saya paham ini dilema juga di lapangan, karena peraturan harus ditegakkan. Tapi saya berharap bisa dilakukan dengan mendekati mereka dengan akrab, sopan dan santun. Setelah keakraban terjalin, baru bisa kita tegakkan peraturan,” ujarnya.

Kedepannya, sambung Erman Safar, karakter pedagang kali lima akan dikuatkan dan dibentuk, sehingga rasa memiliki mereka terhadap Bukittinggi tinggi. Keberadaan pedagang kaki lima tidak mengganggu pengunjung, boleh bebas selama mereka tidak mengganggu kenyamanan pengunjung dan tidak mengganggu akses masuk ke objek wisata.

“Setiap pedagang akan diberikan identitas yang jelas. Jika tidak ada identitas maka boleh ditertibkan. Dinas pasar akan memberikan brifieng, dimana saja boleh berjualan dan apa yang boleh dijual. Kita bikin kesepakatan dengan pedagang,” tambah Erman Safar.

Wako Erman pun memaparkan, akan ada beberapa titik baru di Bukittinggi yang membutuhkan penjagaan dari personil Satpol PP untuk ditertibkan.

“kedepan juga akan ada Satpol PP Wisata dengan pakaian tertentu, akan ada sedikit perubahan,” sebutnya.

(deb)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password