Bupati Pasaman Barat Buka Suara Soal Wacana Provinsi Sumbar menjadi Provinsi Daerah Istimewa Minangkabau

Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi

Covesia.com – Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi juga berkomentar perihal wacana penggantian nama provinsi Sumatera Barat menjadi Provinsi Daerah Istimewa Minangkabau yang disusun oleh Badan Persiapan Provinsi Daerah Istiewa Minangkabau (BP2 DIM).

“Pasaman Barat beragam masyarakatnya. Kita berbatasan dengan utara. Di Pasaman Barat ada masyarakat yang menganut sistem matrelinial ada patrelinial. Kita menanggapi wacana tersebut biasa saja, tidak ada persoalan dan tidak ada masalah di sana,” ungkap Hamsuardi saat ditemui di Istana Gubernuran, Kamis (18/3/2021).

Lebih lanjut kata Hamsuardi, Pasaman Barat dari dulu memang masyarakatnya beragam. “Jika DIM nanti diterapkan Kita setuju dan ikut saja,” jelasnya.

Namun dalam prakteknya kata Hamsuardi tidak bisa semua diterapkan. Karena daerah Pasaman Barat adalah daerah perbatasan. Ada kampung di sana yang memang dari dulu sudah patrilinial.

Hamsuardi juga meyakini apabila DIM diterapkan, tidak akan ada gejolak dari masyarakat. Walaupun nanti tidak bisa diterapkan semua di sana.

Sebelumnya, tim BP2 DIM sudah menyelesaikan naskah akademik ini dan telah menyerahkan ke DPR.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password