- Advertisement -
BerandaArchipellagoBelum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Seorang Nelayan Hilang di Pessel

Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Seorang Nelayan Hilang di Pessel

- Advertisement -

Covesia.com – Pencarian korban Arizon (36) nelayan yang dilaporkan hilang saat pergi melaut di Nagari Lakitan Selatan, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) belum ditemukan, dan pencarian korban dilanjutkan hari ini pada Sabtu (20/3/2021). 

“Pencarian hari pertama yang dimulai Jumat (19/3/2021) kemarin, belum membuahkan hasil. Hari ini pencarian kedua kita lanjutkan, dan proses pencarian di mulai tadi pagi pukul 08.00 WIB, “sebut Kasi Kedaruratan BPBD Pessel, Husnul Karim pada Covesia.com. 

Dalam proses upaya pencarian korban, katanya, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas Padang, TNI/Polri, dan dibantu oleh masyarakat, menggunakan beberapa unit perahu untuk menyisir pesisir pantai di kawasan pantai Lakitan. 

Dimana perahu yang digunakan diantaranya, 2 perahu karet milik BPBD dan Basarnas, serta dibantu 2-3 unit perahu nelayan. 

“Untuk titik fokus pencarian hari ini, kita masih tetap fokus ke arah selatan. Sebab, menurut petunjuk nelayan setempat, aliran air laut masih deras kearah selatan, “ucap Kasi Kedaruratan Husnul Karim. 

Kemudian tambahnya, selain titik fokus pencarian lebih ke arah selatan perairan pantai. Proses pencarian ke tengah laut juga dilakukan dari batas yang ditentukan sekitar 7 mil paling jauh. 

“Karena, arah angin dan arah derasnya air juga berputar maka kita juga mencari ke tengah laut sekitar 7 mil paling jauh. Dan ditambah, tim juga akan menyisiri pulau terdekat di perairan tersebut, “ujarnya. 

Lanjutnya, sesuai protap atau penugasan pencarian korban hilang. Pihaknya, dari BPBD akan melakukan pencarian selama 3 hari kedepat dimulai sejak awal penugasan. 

Kemudian, jika korban tidak kunjung ditemukan dalam tiga hari penugasan pihaknya. Maka proses pencarian hanya dilanjutkan oleh pihak Basarnas Padang, karena sesuai protap Basarnas proses pencarian ditugaskan selama 7 hari. 

“Muda-mudahan korban bisa ditemukan secepatnya. Untuk kendala selama proses pencarian sejak kemarin sampai hari ini masih aman dan kondusif, dan kondisi cuacapun terpantau cukup bagus, “ujarnya lagi. 

Diketahui sebelumnya, seorang nelayan bernama Arizon (36) dilaporkan hilang karena tidak kunjung kembali saat pertama kali korban pergi melaut pada Kamis (28/3/2021) sore. 

Setelah itu, proses pencarian langsung dilakukan pada Jumat (29/3/2021) pagi oleh Tim gabungan BPBD, Basarnas Padang, TNI/Polri dan dibantu oleh masyarakat setempat.

Menurut keterangan Kasi Kedaruratan BPBD Pessel, Husnul Karim pada Covesia.com kemarin Jumat, mengatakan, bahwa ada seorang nelayan bernama Arizon (36) dilaporkan hilang karena tidak kunjung kembali sejak pergi melaut. 

“Ya, ada nelayan hilang, dan laporannya baru kita terima malam tadi dari salah seorang keluarga, “sebutnya saat dikonfirmasi Covesia.com

Diterangnya, korban mencari ikan menggunakan kapal kecil (sampan) pada Kamis pagi disekitar perairan laut Lakitan, Kecamatan Lengayang. 

Kemudian tepat, pada sore sekitar pukul 16.00 WIB, salah seorang nelayan lain menemukan kapal kecil (sampan) milik korban terapung ditengah laut sekitar perairan laut lakitan. 

“Nelayan lain temukan sampan milik korban terapung ditengah laut. Namun, korban tidak ada diatas sampannya itu,”terangnya. 

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
Pilihan Editor
- Advertisement -
- Advertisement -
Berita Terkait
Lainnya
- Advertisement -