Banjir Luapan Sungai, Lima Hektar Sawah Petani di Rao-Pasaman Gagal Panen

Tampak areal sawah yang rusak gagal panen akibat terendam banjir luapan sungai di Nagari Koto Nopan, Kecamatan Rao Utara, Pasaman, Sabtu (27/3/2021) (Ist)

Covesia.com – Akibat banjir luapan sejumlah arus Sungai membuat areal sawah milik petani di Nagari Koto Nopan, Kecamatan Rao Utara, Kabupaten Pasaman, gagal panen.

Salah seorang warga setempat, Aulia Muktar mengatakan banjir luapan sungai tersebut akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur daerah itu sejak kemarin sore hingga tadi malam.

“Sehingga debit air sungai membesar dan meluap ke areal sawah petani,” kata Aulia Muktar, Sabtu (27/3/2021).

Aulia Muktar menambahkan Sungai yang meluap yaitu Sungai Batang Kasib, Sungai, persawahan julu tompat, dan persawahan tolobu.

“Areal sawah masyarakat disepanjang sungai terendam banjir sejak tadi malam. Padi yang hanya dalam hitungan hari kedepan bisa dipanen jadinya gagal panen. Ada sekitar 5 hektare sawah yang gagal panen tersebut,” katanya.

Pihaknya meminta pemerintah daerah segera turun kelokasi untuk membantu masyarakat mencari solusi akan kerugian materil tersebut.

“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Tetapi kerugian materil bagi petani diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah,” katanya.

Sementara Camat Rao Utara, Agustimaizol ketika dihubungi Covesia.com mengatakan bahwa segera menurunkan perangkatnya untuk melalukan pengecekan ke lokasi banjir tersebut.

“Kabarnya banjir sudah surut. Untuk total kerugian tengah kita turunkan perangkat untuk melakukan pendataan kelokasi. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat musim hujan ini,” kata Agustimaizol.

(hri)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password