Mahyeldi Ungkapkan Covid-19 Berikan Pengaruh pada Indeks Pembangunan Manusia di Sumbar 

Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat memberikan LKPJ ke DPRD Sumbar, Selasa (30/3/2021)(Foto: Covesia/ Laila)

Covesia.com – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi mengatakan bahwa  pandemi Covid-19 membawa pengaruh terhadap pembangunan manusia di Sumbar. Hal ini terlihat dari penurunan IPMD dari hasil penghitungan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Sumbar pada tahun 2020 dibanding tahun sebelumnya. 

“IPM Sumbar Tahun 2020 adalah sebesar 72.38 atau turun 0.01 persen jika dibandingkan dengan penghitungan IPM tahun 2019 yang berada pada angka 72,39 persen,” ungkap Mahyeldi dalam menyampaikan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Provinsi Sumatera Barat Tahun Anggaran 2020 pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumbar, Selasa (30/3/2021). 

Walaupun mengalami penurunan dibanding tahun 2019. Untuk tahun 2020 capaian pembangunan yang diukur dengan IPM sebesar 72,38 dengan Angka Harapan Hidup saat lahir Tahun 2020 adalah sebesar 69,47, mengalami pertumbuhan sebesar 0,23 persen dibandingkan dengan  Tahun 2019 yang berada pada angka 69,31.  

Kemudian, Harapan Lama Sekolah Tahun 2020 adalah 14.02 tahun, mengalami pertumbuhan sebesar 0,07 persen dibandingkan dengan Tahun 2019 yang berada pada angka14,01Tahun.  

Rata-rata Lama Sekolah Tahun 2020 adalah 8,99 Tahun, mengalami pertumbuhan 0,78 persen dibandingkan dengan Tahun 2019 yang berada pada angka 8,92 tahun. 

Terakhir, pengeluaran perkapita pertahun adalah sebesar Rp.10.733.000 perorang pertahun mengalami penurunan sebesar 1,76 persen. Dibandingkan tahun 2019 berada pada angka Rp 10.925.000 perorang pertahun.

“Jadi kalau kita bandingkan dengan IPM rata-rata nasional maka IPM Provinsi Sumatera Barat sudah lebih tinggi dari IPM rata-rata nasional,” tukasnya. 

(ila/don)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password