Kembali Lakukan Razia, Petugas Lapas Kelas IIA Padang Temukan Puluhan HP dan Sejumlah Barang Lainnya

Puluhan HP dan sejumlah barang yang terlarang dimiliki oleh warga binaan di Lapas Kelas IIA Padang, didapati saat razia tadi malam, Selasa (30/3/2021)(Foto: dok.humas lapas)

Covesia.com – Menindak lanjuti kejadian video viral warga binaan yang terjadi di Lapas Pariaman beberapa hari yang lalu, oleh sebab itu atas perintah Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wlayah Kemenkumham Sumbar, Lapas Kelas IIA Padang Lapas melakukan giat razia di lapas tersebut Selasa malam (30/3/2021).

Dalam kegiatan tersebut, petugas Kelas IIA Padang menggeledah di blok kamar hunian B.8

“Dalam razia tadi malam berlangsung tertib dan lancar, namun setelah penggeledahan kami masih mendapati sejumlah barang yang seharusnya tidak dimiliki oleh warga binaan, sedikitnya ditemukan 22 ponsel, 20 charger, 11 eartphone, 6 sendok besi, hingga sejumlah gunting, gulungan kabel, palu, gelas kaca dan ikat pinggang pun turut ditemukan petugas Tim Satopspatnal Lapas Padang,” ungkap Kalapas Kelas IIA Padang, Era Wiharto dalam laporannya yang diterima, Rabu (31/3/2021).

Lebih lanjut kata Era Wiharto bahwa pihaknya akan terus konsisten untuk melakukan razia di Lapas tersebut.

“Salah satu upaya membersihkan blok hunian warga binaan Lapas Kelas IIA Padang dari barang-barang yang tidak seharusnya berada di dalam sana adalah dengan melaksanakan razia rutin. Seluruh tim dikerahkan guna menelusuri tiap sudut blok hunian. Selain itu, giat razia malam ini juga sebagai bentuk pembuktian guna menangkis berita negatif di masyarakat luar bahwa pemakaian hp di dalam blok hunian lapas seolah olah di perbolehkan. Dan khusus di Lapas Kelas IIA Padang kita tidak pernah membolehkan dan membiarkan pemakaian hp oleh warga binaan,” tegas Kalapas.

Era juga menambahkan bahwa giat penggeledahan dilaksanakan pada jadwal yang dirahasiakan dan waktu yang tak tentu.

“Sewaktu-waktu razia bisa saja dilakukan secara mendadak saat ada laporan pelanggaran diterima, tak kira itu pagi, siang ataupun malam,” tambahnya.

Selanjutnya kata Kalapas, barang temuan dikumpulkan dan dicatat guna pelaporan kegiatan yang kemudian dilakukan pemusnahan oleh seluruh petugas yang mengikuti giat penggeledahan ini.

“Seperti biasa, seluruh barang temuan akan dimusnahkan usai kegiatan dilaksanakan setelah sebelumnya dilakukan pencatatan guna pelaporan,” pungkasnya.

(don)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password