Kukuhkan Pengurus Perwanaliko 2021-2025, Gubernur Minta Redam Covid-19 Demi Ekonomi

Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat mengukuhkan pengurus Perwanaliko 2021-2025, Rabu (31/3/2021)(Foto: Angga)

Covesia.com – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah mengukuhkan pengurus Persatuan Walinagari Kabupaten Limapuluh Kota periode 2021-2025, Rabu (31/3/2021) di Aula (Perwanaliko) Wisata Kampung Eropa, Sarasah Bunta, Harau. Pengukuhan kali ini, Gubernur berpesan agar seluruh Walinagari di Limapuluh Kota meredam penyebaran Covid-19 demi peningkatan ekonomi.

Pengukuhan ini, Sudahri yang merupakan Walinagari Tarantang menjadi ketua umum Perwanaliko. Ia dilantik Gubernur bersama 13 pengurus inti dan 11 koordinator cabang nagari.

Dalam sambutannya Gubernur menjabarkan realita ekononi nagari dan kelurahan di Sumatera Barat akibat pandemi Covid-19. Dirinya mendorong agar para Walinagari di Limapuluh Kota bisa bersinergi bersama-sama untuk bisa lepas dari Covid-19.

“Kalau bisa meredam penyebaran Covid-19, insya allah perekonomian akan kembali normal. Ini tugas para walinagari di Limapuluh Kota yang cukup berat. Yang dilawan adalah virus,” ucap Mahyeldi.

Ia juga mengatakan jika ekonomi nagari-nagari bisa kembali bangkit, akan berdampak positif kepada Kabupaten Limapuluh Kota. Secara otomatis berimbas kepada Provinsi.

“Nagari garda terdepan. Jika nagari terpuruk, maka terpuruk juga Kabupaten / kota. Termasuk Provinsi,” katanya.

Selama ini, pemerintah provinsi Sumatera Barat sudah maksimal mencegah penyebaran Covid-19. Termasuk menyediakan vaksin. Walaupun peralatan dan vaksin masih banyak kurang karena permintaan dari masyarakat cukup tinggi.

Termasuk Gubernur berpesan agar Nagari di Limapuluh Kota sinergi bersama agar tercapai kesejahteraan secara merata.

“Jika ada walinagari yang sukses, bisa bantu walinagari yang masih banyak hambatan. Bangun gotong royong dan kebersamaan. Termasuk memperbaiki database warga. Baik di nagari atau di perantauan. Agar bisa membangun sinergi sesama masyarakat nagari,” katanya.

Sementara itu, Sudahri yang terpilih menjadi Ketua Perwanaliko menyebutkan masa jabatan Perwanaliko hanya satu tahun, walaupun pelantikan ini periode 2021-2025. Pasalnya, tanggal 22 April 2022 akan berlangsung pemilihan walinagari serentak di Limapuluh Kota.

“Jika pada pemilihan walinagari serentak tanggal 22 April 2022 mendatang saya tidak terpilih sebagai walinagari, berarti jabatan ketua saya ini hanya satu tahun,” katanya.

Namun, dalam satu tahun ini ia tetap akan fokus dalam program yang sudah disepakati oleh seluruh walinagari. Yakni mengurangi angka pengangguran dan putus sekolah.

“Karena itulah alasan saya kenapa ada moment pengukuhan ini saya undang kepala Balai Latihan Kerja (BLK). Nanti anak putus sekolah akan dimasukkan ke BLK agar mendapatkan keterampilan dan menjadi tenaga kerja yang profesional,” ujarnya.

(agg)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password