Terkait Video Tiktok, Kakanwil Kemenkumham Sumbar Periksa Sejumlah Pejabat di Lapas Pariaman

Kepala Kanwil Kemenkumham Sumbar, R Andika Dwi Prasetya (Foto: Covesia/ Primadoni)

Covesia.com – Terkait video warga binaan main tik tok di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas IIB Pariaman, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Sumatera Barat (Sumbar), memeriksa kepala lapas dan sejumlah pejabat dan pegawai.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap pejabat maupun pegawai yang berdasarkan pendalaman harus bertanggung jawab,” sebut Kepala Kanwil Kemenkumham Sumbar, R Andika Dwi Prasetya saat ditemui awak media, Kamis kemarin (1/4).

Lanjut Andika, nanti akan diberikan sanksi yang tegas, tentunya melalui proses pembuatan berita acara pemeriksaan.

“Sebab, kami harus mengambil langkah tegas atas peristiwa tersebut,” katanya.

Andika menyebutkan, untuk langkah awal, Kanwil sudah menarik kepala Lapas Klas IIB Pariaman, maupun kepala keamanan lapas tersebut.

“Selain itu petugas yang melakukan penjagaan atau melakukan pengawalan, sudah kami tarik ke Kanwil juga untuk kepentingan pemeriksaan,” ungkapnya.

Andika mengatakan, agar roda organisasi di Lapas Pariaman tetap berjalan, pihaknya sudah menunjuk pelaksana harian (Plh) kepala lapas di sana, maupun kepala keamanannya.

Kemudian kata Andika, pihaknya juga memberikan sanksi kepada warga binaan yang merekam video main tik tok di dalam Lapas tersebut.

“Sanksi bagi warga binaan yang terlibat tersebut yaitu kami akan mencabut hak mereka, baik itu hak remisi yaitu pengurangan masa hukuman dan hak pembinaan lainnya yang tentunya menjadi konsekuensi bagi warga binaan yang melanggar dari ketentuan,” sebut Andika.

Lanjut Andika, selain itu pihaknya juga sudah memindahkan narapidana perempuan yang terlibat membuat vidio tik tok tersebut.

“Pelaku pembuat vidio tik tok tersebut ada yang kami pidahkan ke lapas perempuan di Padang,” katanya.

“Kemudian, tentunya kami akan memberikan saksi juga kepada pelaku di strap sel untuk isolasi. Tujuannya agar yang bersangkutan faham bahwa melanggar ketentuan yang ada di lapas itu berisiko tidak mengenakan bagi pelaku sendiri,” ungkapnya. 
Sebelumnya diberitakan, diketahui dalam sebuah video yang beredar di media sosial direkam melalui aplikasi tik tok, terlihat empat orang warga binaan perempuan berjoget dengan satu orang warga binaan pria, di Lapas Pariaman.

Video itu pertama tersebar di Facebook, dengan nama akun Karantina Pariaman, yang diunggah pada Selasa (23/3/2021). Ada sekitar tiga video tik tok yang isi kontennya memperlihatkan warga binaan sedang asik bergoyang.

Terkait hal itu, Kepala Lapas Klas IIB Pariaman, Eddy Junaedi, membenarkan kejadian itu. Bahwa katanya kasus itu sudah ditangani oleh pihak lapas, jauh sebelum video tersebut tersebar.

“Pembuatan video tik tok itu sudah lama, dan narapidana yang terlibat dalam video tersebut sudah kami beri sanksi, yang artinya sudah kami proses,” sebut Eddy pada Selasa (30/3/2021).

(per/don)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password