Kemandirian Produktif Lapas Padang Dilirik Sejumlah Pengusaha di Sumbar

Sejumlah pengusaha di Sumbar saat mengunjungi ruangan produksi di Lapas Kelas IIA Padang,Senin (5/4/2021)(Foto: dok.humas lapas)

Covesia.com – Kemandirian Produktif Lapas Kelas IIA Padang dibawah kepemimpinan Era Wiharto selaku Kepala Lapas (Kalapas) mulai dilirik sejumlah pengusaha di Sumatera Barat (Sumbar).

Seperti Owner PT. Agri Mitra Utama Persada (Hotel Santika dan Perusahaan Air SMS), Owner Christine Hakim dan Chief Marketing Officer Lil’e Coklat Padang dan Owner Amaris Hotel melakukan penjajakan kerjasama pelatihan dan pembinaan keterampilan bagi warga binaan Lapas Kelas IIA Padang pada Senin (5/4/2021).

Kepala Lapas Kelas IIA Padang Era Wiharto menyatakan bahwa Lapas Kelas IIA Padang terus berupaya menggali potensi yang ada guna diberikan kepada warga binaan yang dirampung ke dalam program Kemandirian Produktif ini.

“Kita bertekad mewujudkan pelayanan dan pembinaan yang prima dimana memberdayakan kemampuan yang dimiliki oleh para warga binaan disalurkan melalui berbagai kegiatan pelatihan kemandirian. Tidak hanya di dalam lapas, namun kita juga memberi pelatihan keluar lapas seperti palatihan barista di BLK Padang,” tuturnya.

Beliau juga menambahkan bahwa produk hasil keterampilan para warga binaan Lapas Kelas IIA Padang tidak kalah bersaing dengan produk berkelas di luar.

Bukan hanya sekedar omongan belaka. Hal ini telah dibuktikan langsung oleh Christine Hakim yang merupakan owner Toko Kripik Balado Christine Hakim.

“Enak! Saya sudah coba kue-kuenya. Cita rasanya sudah memenuhi kriteria saya, nanti jika sudah produksi banyak sudah boleh dijual di toko saya,” puji pengusaha cantik tersebut.

Selain itu, kecakapan Lapas Padang dalam membina para warga binaan dengan memanfaatkan bahan yang ramah lingkungan seperti lidi sawit yang dianyam menjadi produk yang berkelas menuai pujian dari Chief Marketing Officer Lil’e Coklat Padang, Prisca Maria Partana.

“Sangat bagus memanfaatkan bahan alami yang ramah lingkungan. Hasilnya bagus dan terkesan mewah,” ungkapnya sambil memilih-milih keranjang buah dan piring yang merupakan produk kerajinan anyam lidi sawit oleh warga binaan Lapas Kelas IIA Padang.

“Terima kasih atas kunjungannya ke Kegiatan kerja Lapas Kelas IIA Padang. Semoga kedepannya kita bisa temukan berbagai inovasi kerjasama guna dukung program pembinaan di Lapas Kelas IIA Padang,” ucap Sofinaldi selaku Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIA Padang.

Berbagai kegiatan Kemandirian Produktif Lapas Kelas IIA Padang dilirik oleh para pengusaha ternama diatas, mulai dari sandal hotel, kerajinan anyam lidi sawit, meubel dengan mengunjungi langsung pusat layanan terpadu, hingga mencicipi roti Arkadas produksi dapur roti Lapas Kelas IIA Padang. Dari penjajakan ini akan diatur kerjasama guna mendukung program pembinaan di Lapas Kelas IIA Padang.

(ril/don)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password