Cuaca Buruk, 5 Ton Ikan KJA Maninjau Dilaporkan Mati Mendadak

Tampak sejumlah ikan mati di kawasan Danau Maninjau (Foto: Covesia/ Johan)

Covesia.com – Curah hujan tinggi dan angin kencang yang melanda Sumatera Barat beberapa waktu terakhir, memicu kematian ikan massal milik petani Karamba Jaring Apung (KJA) di danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Agam, Edi Netrial mengatakan, selama 3 hari terakhir sekitar lima ton ikan milik petani di Danau Maninjau mati secara mendadak.

Jumlah tersebut merupakan milik 15 orang petani di Galapuang, Nagari Tanjung Sani, dengan kematian antara 300 Kg sampai 1 ton ikan.

“Ikan yang dilaporkan mati ini merupakan ikan siap panen, dan berkemungkinan besar akibat cuaca beberapa hari terakhir,” katanya Kamis (8/4/2021).

Dijelaskannya, kematian ikan mulai terlihat pada Selasa lalu, dan terus bertambah hingga hari ini. Pihaknya mengimbau petani untuk segera memanen ikan atau memindahkan ke kolam air deras dan sementara waktu tidak menebar bibit ikan.

“Kita imbau untuk tidak menebar benih ikan, jika ikan sudah berukuran besar, segera dipanen namun jika belum, segera dipindahkan ke kolam,” tutupnya.

(jhn/nod)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password