Pengembangan Batu Gamping Jadi Peluang Investasi Sumatera Barat

DPMTSP Sumbar, Dinas ESDM dan Balitbang fasilitas audiensi pengembangan batu gamping dengan BKPM RI

Covesia.com – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumatera Barat(Sumbar) beserta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) memfasilitasi dan mendampingi audiensi Bupati Sijunjung, Bupati Agam dan Walikota Padang Panjang ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKMP) RI perihal pengembangan batu gamping di wilayah masing-masing.

Hasil pertemuan BKPM telah melakukan maping terhadap kebutuhan pengelolaan tersebut. Dalam urusan pemasaran BKPM berencana menggandeng PT Indah Kiat, sedangkan dalam memenuhi pendanaan BKPM menggandeng perbankan yang salah satuanya BNI, dan untuk investasi BKPM sendiri akan mengandeng Pertamina.

“Untuk merealisasikannya masing-masing Pemda setempat didorong untuk membuat satu proyek percontohan pengelolaan yang memenuhi standarisasi kebutuhan industri, yaitu dengan kadar CaO diatas 90%,” terang Kepada DPMPTSP Sumbar Maswar Dedi kepada covesia, Jum’at (9/04/2021).

Pengembangan batu gamping wilayah Sijunjung, Agam dan Padang Panjang sangat mungkin dilakukan, sebagai contoh Kota Padang Panjang sendiri didominasi akuifer produktif sedang sampai akuifer produktif tinggi.

Bagian Utara memiliki karakteristik akuifer produktif sedang dengan penyebaran luas dan bagian Selatan memiliki yang didominasi batu gamping dengan hablur karakteristik akuifer produktif tinggi.

Dengan pengembangan batu gamping ini, diharapan akan menjadi magnet untuk pelaku usaha melirik usaha pengolahan batu gampling ini di ketiga wilayah.

“apakah pelaku usaha tersebut sebagai buyer atau market bagi batu gampling Sumbar atau investor yang mau menanamkan modalnya di Sumbar dan juga sebagai founder untuk menjalin kemitraan dengan pelaku usaha lokal,” tutupnya.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password