Gubernur Diminta Tingkatkan Koordinasi dengan Kabupaten/Kota Soal Tingginya Positivity Rate Sumbar

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar, Supardi

Covesia.com – Positivity rate Sumbar mencapai angka 16 persen. Hal tersebut tentu menjadi perhatian karena selama ini positivity rate Sumbar berada di kisaran maksimal 7-8 persen saja.

Positivity rate merupakan perbandingan jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah tes yang dilakukan. Tingginya positivity rate menggambarkan tingginya penularan Covid-19 di masyarakat.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar, Supardi menilai hal tersebut karena jumlah pemeriksaan atau testing Covid-19 masih kurang.

“Sebelumnya pemeriksaan di laboratorium mencapai 3.000 sampai 4.000 Spesimen per harinya, sekarang tidak sampai 2.000 sampel,” ungkapnya saat dihubungi Covesia.com, Senin (19/4/2021).

Dikatakan Supardi, Gubernur perlu mengingatkan bupati dan wali kota untuk terus menggerakkan pemeriksaan terhadap warganya.

“Kita agak lengah, protokol kesehatan menjadi longgar, dan penyebaran Covid-19 semakin menjadi-jadi. Gugus tugas harus lebih giat lagi, apalagi nanti lebaran, bagaimana dengan pemudik, pendatang dari zona merah,” jelasnya.

Dikatakan Supardi, untuk penghentian penyebaran Covid-19 kuncinya adalah koordinasi.

“Gubernur harus koordinasi dengan kepala daerah di Kabupaten kota juga Forkopimda untuk menekan penyebaran Covid-19 dan meningkatkan testing,” tambahnya.

(ila)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password