5 Kg Ganja dari  Dua Orang Tersangka Diamankan Polres Agam

Pengungkapan kasus peredaran Narkoba jenis Ganja di wilayah hukum Polres Agam, Kamis (22/4/2021)(Foto: Johan/ Covesia)

Covesia.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali membekuk dua tersangka tersangka penyalahgunaan Narkoba.

Wakapolres Agam, Kompol Syafril SH MH didampingi Kasatresnarkoba, Iptu Awal Rama mengatakan, tersangka berinisial A (34), Paraman Bayur, Jorong Batu Hampar, Nagarian Kampung Tangah, Kecamatan Lubuk Basung, dan FN (38) warga Simpang Pos, Jorong Kubu, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya.

“Tersangka ini diamankan didua TKP yang berbeda, pertama tersangka A di amakan di rumahnya di Jorong Paraman Bayua, Nagari Kampung Tangah, Rabu sekitar pukul 03.30 Wib, kemudian dilakukan pengembangan dan kami berhasil mengamankan tersangka kedua di Bayur,” ujarnya.

Dijelaskan Wakapolres Agam, tersangka A ini, sebelumnya sudah pernah menjalani hukuman selama 6 tahun penjara, dengan kasus yang sama.

Penangkapan tersangka berawal dari laporan masyarakat yang merasa resah dengan kegiatan terlarang yang dilakukan tersangka.

Menanggapi keresahan tersebut, Satresnarkoba langsung menurunkan Tim Opsnal untuk melakukan pengintaian, setelah diyakini tersangka memiliki barang bukti barulah diamankan.

“Tersangka kami amankan tanpa melakukan perlawanan, selain itu kami juga mengamankan barang bukti 4 paket besar ukuran 1 kg narkotika jenis ganja yang dibungkus dengan lakban warna kuning, 1 paket besar 1 paket Shabu ukuran besar dan 5 paket narkoba ukuran sedang, serta uang tunai sebesar Rp. 2.450.000, yang diduga kuat hasil penjualan Narkoba,” lanjutnya.

Dari hasil pengembangan, tim langsung mengejar tersangka kedua berinisial FN di rumahnya di Simpang Pos, Jorong Kubu, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya. 

“Tersangka diamankan saat sedang mengendarai sepeda motor hendak pergi sekitar pukul 08.30 WIB, dari tangan tersangka Polisi berhasil mengamankan barang bukti 1 paket  ganja dibungkus dengan lakban warna kuning, seberat 1kg,” ulasnya.

Menurut wakapolres, penangkapan dua tersangka ini merupakan penangkapan dengan barang bukti paling besar di tahun 2021 yaitunya 5 kg Ganja dan shabu dengan berat total 3,86 gram. 

Kini tersangka bersama barang bukti sudah diamankan di Mako Polres Agam guna penyelidikan lebih lanjut. Atas bisnis haram tersebut. Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 114 ayat (2) Undang – undang No. 35 tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkotika dengan ancaman hukuman kurungan sembilan tahun penjara.

(jhn/don)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password