Kerugian Akibat Kematian Massal Ikan Danau Maninjau Ditaksir Mencapai Rp1 Miliar.

Foto: Johan Utoyo

Covesia.com – Kerugian Petani Keramba Jaring Apung (KJA) akibat kematian massal ikan di Danau Maninjau Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar diperkirakan mencapai Rp1 miliar.

Camat tanjung Raya, Handria Asmi mengatakan, jumlah tersebut diperkirakan dari hasil pendataan pemerintah kecamatan, nagari dan penyuluh perikanan.

“Untuk KJA yang terdampak berasa di dua nagari yaitunya Nagari Tanjung Sani dan Sungai Batang, dengan kematian sekitar 100 ton ikan atau kerugian materil berkisar Rp1 miliar,” ujarnya Selasa (27/4/2021).

Dijelaskannya, kematian massal ikan ini terjadi semenjak hari Jumat (22/4/2021) lalu. Jumlah kematian terus bertambah hingga dua hari kemudian.

“Alhamdulillah untuk hari ini tidak ada laporan kematian massal ikan, hal itu juga sesuai hasil pemantauan kami di lapangan,” lanjutnya.

Guna mengantisipasi pencemaran air danau, pihaknya menghimbau masyarakat untuk tidak membuang bangkai ikan ke permukaan danau serta segera memindahkan ikan KJA ke kolam air deras.

“Kita meminta pemerintah nagari dan penyuluh perikanan untuk bisa melakukan sosialisasi secara masif, jangan membuang bangkai ikan ke danau, segera panen ikan yang sudah berukuran besar atau pindahkan ke kolam air deras,” tutupnya.

(Jhn)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password