Puluhan Personel Brimob Diturunkan Amankan Pos Penyekatan Batas Provinsi di Pasaman

Suasana penyekatan di pos perbatasan Sumbar-Sumut, Kamis (6/5/2021).

Covesia.com – Polres Pasaman mendapat bantuan 20 anggota Satuan Brimob Polda Sumbar untuk mengamankan dua pos penyekatan batas provinsi di daerah itu.  

Para anggota Brimob itu akan bertugas khusus di pos penyekatan wilayah perbatasan Pasaman Provinsi Sumbar – Sumut, dan Pasaman provinsi Sumbar – Riau, tepatnya di Pos Sekat Muaro Cubadak, Kecamatan Rao perbatasan antara Sumbar-Sumatera Utara, dan Pos Sekat Mapattunggul, Kecamatan Mapat Tunggul berbatasan dengan Sumbar – Riau.

Selain ditempatkan di dua pos penyekatan di daerah itu, anggota Brimob tersebut juga ditugaskan di Pos Imbang yang ada di Wilayah Kecamatan Panti. 

Kapolres Pasaman, AKBP Dedi Nur Andriansyah, didampingi Kabag Ops Polres Pasaman, Kompol Hendra R, menyampaikan Polres Pasaman mendapat dukungan 20 anggota Satuan Brimob Polda Sumbar.

“Ya benar, TR nya dari kemarin sudah keluar. Kami mendapatkan bantuan 20 personel Brimob. Anggota Brimob tersebut diperbantukan khusus menjaga pos penyekatan, dan pos imbang di wilayah kecamatan Panti. Mereka mem-back up kekuatan manakala terjadi gangguan intensitas tinggi. Mencegah orang dari provinsi lain masuk ke Sumbar,” ujar AKBP Dedi Nur Andriansyah, Kamis (6/5/2021).

Terkait pencegahan orang melintas wilayah perbatasan, Kapolres Pasaman menyinggung kebijakan pemerintah pusat melarang mudik terhitung, Kamis (6/5/2021) ini, hingga Senin (17/5/2021) mendatang. 

Katanya, keberadaan anggota Brimob yang di BKO kan Polda Sumbar di dua pos penyekatan daerah ini tambahnya, untuk memastikan kebijakan tersebut terlaksana dengan baik dilapangan.

Selain menjaga pos penyekatan, Polres  Pasaman juga melakukan pengamanan di beberapa Pos lainnya yang ada di daerah ini hingga beberapa hari setelah Lebaran.

Dedi menyampaikan tugas polisi saat ini jelas, yakni mendukung pelarangan mudik, memutus mata rantai persebaran Covid-19, dan menjaga stabilitas keamanan wilayah. “Tugas  prioritas kita saat ini adalah memutus mata rantai persebaran Covid-19,” tegasnya.

Kabag Ops Polres Pasaman, Kompol Hendra R menjelaskan, 20 anggota Brimob itu ditempatkan di tiga pos yang ada di daerah ini. 

“Untuk Pos Sekat Muaro Cubadak, Kecamatan Rao perbatasan antara Sumbar-Sumatera Utara ditempatkan sebanyak 10 anggota Brimob, dan Pos Sekat Mapattunggul, Kecamatan Mapat Tunggul berbatasan dengan Sumbar – Riau ditempatkan 5 anggota Brimob. Dan 5 anggota Brimob lagi ditempatkan di Pos Imbang wilayah Polsek Panti,” terangnya. 

Kompol Hendra R mengatakan bahwa, untuk  pengamanan pos penyekatan batas provinsi dan pengamanan perayaan Idul Fitri selama Operasi Ketupat Singgalang 2021 nanti, kita menempatkan 127 personil di daerah ini.

“Selama operasi ini  kita dibantu oleh Instansi terkait lainnya, seperti dari Polres Pasaman, Kodim 0305/Pasaman, Subdenpom 1/-4 Pasaman, Dishub Pasaman,  Satpol PP dan Damkar, BPBD, Dinas Kesehatan, dan Dinas PUTR Pasaman. Dan ditambah lagi 20 anggota Brimob,” ucapnya. 

Kompol Hendra R menambahkan, dari 127 personil yang dilibatkan dalam Ops Ketupat Singgalang 2021 itu, dari pihak Polres Pasaman sebanyak 20 personil, Kodim 0305/Pasaman 10 personil, Subdenpom 1/-4 Pasaman 2 personil, Dishub Pasaman 10 orang, Satpol PP dan Damkar 10 orang,  BPBD 10 orang, Dinas Kesehatan 10 orang, dan Dinas PUTR Pasaman 10 orang. 

“Mengatasi mudik Lebaran serta pengamanan perayaan Idul Fitri, kita mendirikan enam pos. Dari enam titik pos tersebut, dua merupakan pos penyekatan batas provinsi, pos batas sekat antar kabupaten yang terletak di Kumpulan Kecamatan Bonjol yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Agam,” katanya. 

Selanjutnya, pos pelayanan (posyan) di Pasar lama Lubuk Sikaping, dan dua pos imbang di kecamatan Tigo Nagari berbatasan dengan kabupaten Agam. Serta pos imbang di kecamatan Duo Koto berbatasan dengan kabupaten Pasaman Barat.

(hri)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password