Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Agam Naik Jelang Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah

Suasa pasar tradisional di Agam. Foto Covesia

Covesia.com – Jelang Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mulai naik.

Pantauan Covesia.com di sejumlah pasar di Kecamatan Lubuk Basung, Tanjung Raya, Tanjung Mutiara dan Matur, kenaikan harga bahan pangan berkisar Rp5 – 10 ribu.

Seperti diungkapkan Nita (52), pedangan di Pasar terminal Antokan Lubuk Basung, kenaikan harga sudah terjadi selama satu minggu terakhir. Hal itu disebabkan tingginya permintaan namun pasokan dari pedagang pengumpul berkurang.

“Kami para pedangang pengecer membeli dagangan dari pedangan pengumpul di pasar Sentral Padang Lua, Banuhampu, namun saat ini pasokan sedang berkurang, jadi kita tidak bisa mengambil sebanyak biasanya dan harga jual juga naik,” ujarnya Sabtu (8/5/2021).

Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Agam, (DisperindagKop UMKM) Agam, Nelfia Fauzana mengatakan, harga bahan kebutuhan memang sudah merangkan naik semenjak tiga hari lalu hal itu sesuai informasi yang diperoleh dari sejumlah pedagang di beberapa pasar tradisional di Agam.

Untuk harga yang naik diantaranya adalah bawang merah dari Rp25 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram, bawang putih dari Rp25 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram, daun bawang dari Rp13 ribu menjadi Rp15 ribu per kilogram.

Hal serupa juga terjadi pada cabai rawit yang naik dari Rp25 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram, cabai merah dari Rp30 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogram dan tomat dari Rp10 ribu menjadi Rp12 ribu per kilogram dan daging sapi segar Rp140 ribu per kilogram.

Meski demikian sebagian bahan pangan masih normal berupa beras benang pulau Rp11,5 ribu per kilogram, beras sokan Rp12 ribu per kilogram, beras IR 42 Rp11,5 ribu per kilogram, beras benang paluang Rp11 ribu per kilogram, beras kuruik kusuik Rp13 ribu per kilogram.

Sementara gula pasir Rp14 ribu per kilogram, minyak goreng curah Rp14 ribu per kilogram, daging ayam boiler Rp65 ribu per ekor, daging ayam kampung Rp65 per ekor.

Telur ayam ras Rp2 ribu per butir, telur ayam kampung Rp2.500 per butir, telur bebek Rp2.500 per butir, kacang tanah Rp37 ribu per kilogram.

Selain itu, harga kentang Rp12 ribu per kilogram, col Rp5 ribu per kilogram, wartel Rp15 ribu per kilogram, jengkol Rp2 ribu per biji, petai Rp11 ribu per ikat.

Ikan asin teri Rp60 ribu per kilogram, ikan tongkol Rp24 ribu per kilogram, ikan sarden Rp20 ribu per kilogram, ikan kembung Rp35 ribu per kilogram, ikan tuna Rp35 ribu per kilogram dan ikan nila Rp20 ribu per kilogram.

“Kenaikan harga ini wajar jelang lebaran, hal tersebut sesuai dengan hukum ekonomi, apabila permintaan banyak, maka harga akan naik,” tutupnya.

(jhn)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password