Mulai Besok Objek Wisata di Pesisir Selatan Resmi Ditutup

Pantai Carocok, Slah satu andalan objek wisata Pesisir Selatan, Sumatera Barat juga bakal di tutup saat libur lebaran tahun ini (Foto: Istimewa)

Covesia.com – Masuk dalam zona oranye (risiko sedang) penularan Covid-19 bersama 14 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat (Sumbar) Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, mulai besak resmi menutup seluruh kawasan objek wisata didaerah tersebut.

“Ya, seluruh objek wisata di Pessel resmi kita tutup, dan penutupan dimulai besok pada Rabu 12 Mei sampai dengan 16 Mei 2021,” sebut Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Emirda Ziswati pada Covesia.com, Selasa (11/5/2021).

Ia menerangkan, penutupan objek wisata tersebut dilakukan sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Sumatera Barat Nomor 08/Ed/GSB-2021 tertanggal 6 Mei 2021.

Dimana dalam surat itu disampaikan, bahwa setiap Kabupaten/Kota yang ada di Sumatera Barat (Sumbar) yang masuk dalam kategori zona oranye dan merah. Maka wajib menutup kawasan objek wisata dan tidak melaksanakan ibadah shalat Idul Fitri dilapangan, musholla dan Mesjid.

Selain surat edaran dari Gubernur, kata Ermida, pemerintah daerah juga mengacu berdasarkan surat edaran dari Menteri Agama Nomor 07 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Shalat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 M disaat Pandemi Covid.

“Dimana, untuk Shalat idul Fitri 1 Syawal 1442 H di daerah yang mengalami tingkat penyebaran Covid 19 tergolong tinggi (Zona Merah dan Zona Oranye) dianjurkan melakukan shalat Idul Fitri di rumah masing-masing saja,” katanya.

Kendati demikian, dengan adanya dua surat keputusan tersebut dan mengacu pada surat itu. Pihak pemerintah daerah menyepakati untuk menutup seluruh kawasan objek wisata dan melakukan shalat Idul Fitri di rumah masing-masing.

“Berdasarkan hasil keputusan rapat dengan anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang terdiri dari Ketua MUI, Kepala Kemenag, pengurus PHBI, Dewan Masjid Indonesia (DMI), serta sejumlah kepada perangkat daerah, memutuskan, untuk mentaati surat edaran Menteri Agama dan Gubernur Sumatera Barat,” ujarnya.

Lanjutnya, dengan kondisi perkembangan penyebaran Covid-19 didaerah yang belum membaik. Ia dari pemerintah daerah mengajak masyarakat memaklumi kondisi saat ini.

“Kemudian, kita imbau juga kepada masyarakat nantinya yang akan melakukan takbiran. Cukup di lakukan di Mesjid dan Musholla dengan standar protokol kesehatan. Untuk takbir keliling ditiadakan demi menghindari kerumunan masa,” tutupnya.

(per)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password